KabarDermayu.com – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan generasi muda yang siap terjun ke dunia industri.
Melalui program magang yang diselenggarakan di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, para mahasiswa akan dibekali dengan kompetensi dan pengalaman yang relevan.
General Manager Human Resources Development (HRD) IWIP, Roslina Sangaji, menyatakan bahwa kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penyelenggaraan Program Magang Mahasiswa.
Adapun perguruan tinggi yang terlibat antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Negeri Jember (Polije).
“IWIP berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi negeri di Indonesia, dengan mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui kesempatan magang di Kawasan Industri IWIP,” kata Roslina dalam keterangannya pada Rabu, 20 Mei 2026.
Sebelumnya, IWIP telah sukses melaksanakan program serupa dengan berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara.
“Melalui program ini, IWIP tidak hanya membuka akses bagi mahasiswa untuk merasakan praktik kerja, tetapi juga membangun fondasi kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan sektor industri. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi,” ujarnya.
Baca juga: Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Sebut Mereka Ingin Damai dan Lelah
Pengalaman langsung di lingkungan industri dinilai sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka dapat memahami standar kerja, budaya keselamatan, serta operasional di sektor industri secara mendalam.
“Kami berharap para peserta program magang ini tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga membangun karakter kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi,” tambah Roslina.
Program magang industri di IWIP ini akan berlangsung selama tiga bulan. Program ini memprioritaskan mahasiswa dari berbagai jurusan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Jurusan yang menjadi fokus antara lain Teknik Metalurgi, Teknik Pertambangan, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Bahasa dan Budaya Tiongkok, Teknologi Informasi, serta Mekatronika.
Peserta magang akan mendapatkan berbagai dukungan dari perusahaan. Ini mencakup pendampingan mentor, fasilitas transportasi, akomodasi, konsumsi, alat pelindung diri (APD), jaminan asuransi, uang saku, hingga sertifikat magang.
Lebih dari sekadar program magang, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi IWIP dalam membangun alur seleksi dan pengembangan talenta potensial secara berkelanjutan.
“Program ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi, membina, serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja dari lulusan terbaik perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman langsung di lingkungan industri,” ujarnya.





