Terungkapnya Penyebab Pria Disekap di Showroom Motor Cakung Akibat Nunggak Cicilan PCX

oleh -4 Dilihat
Terungkapnya Penyebab Pria Disekap di Showroom Motor Cakung Akibat Nunggak Cicilan PCX

KabarDermayu.com – Motif di balik penyekapan seorang pria bernama Rizky Nur Aldriansyah (29) di sebuah showroom motor kawasan Cakung, Jakarta Timur, akhirnya terungkap oleh pihak kepolisian.

Satuan Resmob Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa korban diduga disekap karena menunggak pembayaran cicilan sepeda motor selama dua bulan. Hal ini terungkap setelah tim melakukan pendalaman terhadap kasus penyekapan yang sempat menjadi perhatian publik.

Korban diketahui membeli satu unit sepeda motor jenis PCX dengan harga sekitar Rp30 juta yang dibayarkan melalui sistem cicilan.

Baca juga: Rupiah Melemah Akibat Negosiasi Iran-AS, BI Siap Turun Tangan

Kepala Satuan Reserse Mobile Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Teuku Arsya Khadafi, menjelaskan bahwa korban memiliki kewajiban membayar angsuran sebesar Rp1.670.000 setiap bulannya. Namun, pembayaran tersebut dilaporkan macet selama dua bulan terakhir, sehingga total tunggakan mencapai Rp3.340.000.

Diduga kuat, persoalan tunggakan inilah yang menjadi pemicu Rizky dibawa dan disekap di lantai dua showroom motor tersebut selama kurang lebih dua hari. Tidak hanya disekap, korban juga dilaporkan mengalami penganiayaan selama masa penahanan tidak resminya.

Sebelumnya, aksi cepat jajaran Resmob Bareskrim Polri berhasil menyelamatkan seorang pria yang diduga menjadi korban penyekapan di lantai dua sebuah showroom motor di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Korban bernama Rizky Nur Aldriansyah (29) berhasil dibebaskan berkat laporan masyarakat.

Laporan tersebut diterima melalui layanan pengaduan Whatsapp “Bang Resmob” milik Bareskrim Polri. Petugas langsung menindaklanjuti laporan yang diterima sekitar pukul 12.00 WIB pada hari Kamis, 14 Mei 2026, hingga akhirnya berhasil menemukan keberadaan korban pada hari yang sama.

Dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 17 Mei 2026, Komisaris Besar Polisi Teuku Arsya Khadafi menyatakan bahwa timnya mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, mereka berhasil menemukan korban Rizky Nur Aldriansyah yang sedang dalam kondisi disekap.

Dalam operasi penyelamatan tersebut, tim yang dipimpin oleh Kanit 3 Satresmob Ajun Komisaris Besar Polisi Reinhard H. Nainggolan juga berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Kedua terduga pelaku tersebut masing-masing bernama Adrian Budyanto dan Rohman.