UMKM & Investasi: Ajang Nasional Dorong Ekonomi Lokal & Strategi Kuat

oleh -2 Dilihat
UMKM & Investasi: Ajang Nasional Dorong Ekonomi Lokal & Strategi Kuat

KabarDermayu.com – Penyelenggaraan acara berskala nasional menjadi salah satu strategi jitu untuk mendorong penguatan ekonomi lokal. Langkah ini tidak hanya berfokus pada peningkatan investasi, tetapi juga secara langsung menggerakkan roda aktivitas ekonomi masyarakat, menciptakan perputaran uang, serta membuka peluang promosi potensi daerah.

Lebih dari sekadar pertumbuhan ekonomi jangka pendek, agenda nasional yang sukses dapat memberikan efek berantai atau multiplier effect bagi berbagai sektor usaha. Mulai dari industri perhotelan, transportasi, kuliner, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), semuanya berpotensi menuai manfaat signifikan dari lonjakan kunjungan peserta dan wisatawan.

Momentum ini juga menjadi kesempatan emas bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing wilayah. Melalui promosi investasi yang gencar, pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan, serta pemberdayaan UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, potensi daerah dapat dioptimalkan.

Keberhasilan penyelenggaraan sebuah event nasional juga menjadi tolok ukur penting bagi para investor. Kesiapan infrastruktur, terjaminnya keamanan, serta kualitas pelayanan publik yang prima akan membangun kepercayaan terhadap suatu daerah, menjadikannya tujuan investasi maupun destinasi wisata yang menarik.

Oleh karena itu, penetapan sebuah kota sebagai tuan rumah kegiatan nasional seharusnya tidak dipandang hanya sebagai agenda seremonial belaka. Ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang untuk memperkuat perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Salah satu momen penting yang akan segera hadir adalah penunjukan Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) pada tahun 2026. Ajang berskala nasional ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menggerakkan kembali perekonomian daerah di tengah gejolak ekonomi global.

Secara teoritis, penyelenggaraan Rakernas Apeksi merupakan wujud nyata dari implementasi konsep Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Konsep ini terbukti mampu mempercepat perputaran modal di daerah melalui berbagai aktivitas ekonomi yang melibatkan beragam sektor.

Dampak positif dari pelaksanaan Rakernas Apeksi 2026 tidak hanya terbatas pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek. Ajang ini juga berpotensi menjadi momentum krusial untuk memperkuat citra Kota Medan di kancah nasional. Selama ini, Medan kerap dibayangi stigma negatif, termasuk isu keamanan, yang dapat menghambat perkembangannya.

Melalui penyelenggaraan acara nasional yang sukses, citra negatif tersebut diharapkan dapat bertransformasi menjadi citra yang lebih positif dan menarik.

Industri MICE Beri Efek Berganda bagi Ekonomi

Alwi Hasbi Silalahi, tokoh pemuda Sumatera Utara dan mantan Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara periode 2018–2021, menyoroti rekam jejak Medan dalam menyelenggarakan event berskala besar, termasuk turnamen AFF. Pengalaman ini menjadi modal penting.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara-acara sebelumnya membuktikan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor. Selain itu, hal ini juga meningkatkan daya tarik kota sebagai destinasi wisata dan investasi yang menjanjikan.

Alwi menjelaskan lebih lanjut bahwa industri MICE memiliki dampak ekonomi yang sangat luas. Belanja yang dilakukan oleh para peserta akan mengalir ke berbagai sektor, mulai dari transportasi, akomodasi hotel, hingga sektor kuliner dan UMKM.

Minta Pemko Jamin Keamanan dan Libatkan UMKM

Lebih lanjut, Alwi menilai bahwa Rakernas Apeksi 2026 merupakan kesempatan emas bagi Kota Medan untuk memamerkan kemampuannya sebagai tuan rumah yang andal untuk berbagai kegiatan nasional.

Oleh karena itu, ia secara tegas meminta Pemerintah Kota Medan bersama dengan aparat keamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta.

“Penunjukan Medan sebagai tuan rumah Rakernas Apeksi 2026 ini harus dimanfaatkan secara total. Ini bukan sekadar acara seremonial kumpul-kumpul wali kota, melainkan momentum emas untuk menghapus stigma negatif ‘Gotham City’ yang selama ini merugikan citra kita di luar daerah. Pemko Medan harus memastikan infrastruktur siap, dan yang terpenting, jamin keamanan serta kenyamanan para tamu,” ujar Alwi dalam keterangannya di Medan, Minggu, 28 Juni 2026.

Selain aspek keamanan, Alwi juga menekankan pentingnya memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku UMKM lokal. Hal ini agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan Rakernas Apeksi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurut pandangannya, para delegasi yang hadir pada acara tersebut umumnya berasal dari kalangan dengan daya beli tinggi. Potensi ini dapat dimanfaatkan sebagai pasar yang menguntungkan bagi produk-produk lokal khas Medan.

“Para delegasi yang datang ini adalah kelompok high-yield atau berdaya beli tinggi. Sektor UMKM dan kerajinan lokal khas Medan harus diberi ruang prioritas sebagai etalase utama di lokasi acara. Pemuda Sumatera Utara akan mengawal agar momentum ini benar-benar membawa berkah ekonomi yang merata bagi masyarakat arus bawah,” tegasnya.