Taufik Hidayat Sempat Mencari Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan

oleh -2 Dilihat
Taufik Hidayat Sempat Mencari Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan

KabarDermayu.com – Mantan atasan Taufik Hidayat, Dadang, mengungkapkan fakta baru terkait Taufik sebelum ia ditangkap oleh tim gabungan Polda Jawa Barat. Dadang menyebutkan bahwa Taufik sempat menghubunginya dalam keadaan panik dan bingung sebelum penangkapannya terkait kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR.

“Dia telepon saya dulu sebelum ditangkap polisi, katanya sudah pusing dan tidak tahu harus bagaimana. Terakhir kali dia menelepon pagi itu dalam keadaan pusing dan berlarian. Mungkin dia juga tahu Pak Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara, jadi semakin pusing,” ujar Dadang, dikutip dari tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi, Senin 29 Juni 2026.

Dadang juga mengungkapkan bahwa Taufik Hidayat memiliki keinginan untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Taufik berharap dapat bertemu Dedi Mulyadi untuk meluruskan pemberitaan yang beredar mengenai dirinya.

“Begini, Taufik ini pokoknya ingin klarifikasi, ‘Pak KDM itu orang bijaksana,’ begitu katanya. Jadi, Taufik ini ingin bertemu langsung dengan KDM,” jelas Dadang.

Dadang menambahkan bahwa Taufik ingin klarifikasinya dimuat di saluran YouTube Gubernur Jawa Barat.

Lebih lanjut, Dadang mengungkapkan bahwa Taufik Hidayat pernah mendatangi Gedung Pakuan, rumah dinas resmi Gubernur Jawa Barat, untuk mencari Dedi Mulyadi.

“Taufik ini pernah ke sini, pengakuannya. Dia bertanya kepada satpam, ‘Saya mau ketemu Pak KDM,’ ini versi Taufik. Satpam bertanya, ‘Dari mana?’ Taufik menjawab, ‘Saya Taufik.’ Ditanya lagi, Taufik yang mana? Dia menjawab, Taufik yang viral,” kata Dadang.

Menurut Dadang, satpam yang berjaga saat itu tidak mengenali siapa Taufik. Oleh karena itu, satpam menyarankan Taufik untuk menuju Lembur Pakuan.

“Akhirnya dia disarankan untuk pergi ke Gedung Lembur Pakuan, dan dia pun berangkat lagi,” kata Dadang.

Sebagai informasi, seorang wanita berinisial YTR asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban kasus penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya. YTR diduga disekap oleh pelaku berinisial Taufik Hidayat di kamar kos dan telah dinyatakan menghilang oleh keluarganya selama tiga tahun.

Setelah korban sempat memperkenalkan kekasihnya kepada orang tuanya, keluarga kehilangan kontak dengan YTR selama bertahun-tahun. Hingga akhirnya YTR ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dengan luka parah akibat dugaan penyekapan dan penganiayaan. Salah satu matanya bahkan sudah tidak dapat melihat akibat infeksi.

Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan, telah ditangkap oleh tim gabungan Polda Jawa Barat pada Selasa malam, 23 Juni 2026. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap di sebuah perumahan di Kecamatan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa malam sekitar pukul 18.30 WIB.