China Ingatkan AS Soal Taiwan Jelang Pertemuan Trump

oleh -5 Dilihat
China Ingatkan AS Soal Taiwan Jelang Pertemuan Trump

KabarDermayu.com – Menjelang pertemuan penting antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan pada 14-15 Mei 2026, Beijing melayangkan peringatan tegas. China menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk hubungan militer antara Amerika Serikat dan Taiwan.

Pemerintah China menekankan bahwa isu Taiwan adalah urusan domestik mereka dan tidak seharusnya dicampuri oleh pihak luar. Juru bicara Kantor Urusan Taiwan di bawah Dewan Negara China, Zhang Han, seperti dikutip dari Global Times, menyatakan, “Masalah Taiwan sepenuhnya adalah urusan internal China dan tidak boleh ada campur tangan pihak luar. Kami dengan tegas menolak segala bentuk hubungan militer antara AS dan wilayah Taiwan milik China.”

Lebih lanjut, Han mendesak Amerika Serikat untuk mematuhi prinsip satu China dan tiga komunike bersama antara China dan AS. Ia juga meminta AS untuk menangani isu Taiwan dengan hati-hati, menghentikan penjualan senjata ke Taiwan, serta tidak memberikan sinyal yang salah kepada kelompok separatis yang mendukung kemerdekaan Taiwan.

Pernyataan ini muncul menyusul laporan yang menyebutkan adanya ketidakpuasan di kalangan pejabat AS terkait anggaran pengadaan pertahanan Taiwan, di tengah ketegangan yang terus berlanjut seputar kerja sama militer antara Washington dan Taipei.

Sebelumnya, pada Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, juga kembali menegaskan posisi Beijing yang menolak penjualan senjata AS ke Taiwan. Guo menyatakan, “Penolakan tegas China terhadap penjualan senjata AS ke wilayah Taiwan milik China sudah sangat jelas dan konsisten.”

Presiden AS Donald Trump pada Senin lalu mengumumkan rencananya untuk membahas penjualan senjata AS ke Taiwan dengan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan yang dijadwalkan ke Beijing. Rencana ini menjadi perhatian mengingat sensitivitas hubungan antara kedua negara terkait isu Taiwan.

Baca juga: Manajemen Persib Berikan Dukungan Penuh untuk Bojan Hodak

Sementara itu, laporan dari The New York Times menyebutkan bahwa sekelompok senator bipartisan AS mendesak Trump untuk melanjutkan paket penjualan senjata senilai 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 245 triliun kepada Taiwan. Paket penjualan ini sempat tertunda selama beberapa bulan terakhir di Departemen Luar Negeri AS.