Polisi Selidiki Kasus Tewasnya 9 Pekerja Tambang Akibat Longsor di Sumbar

oleh -6 Dilihat
Polisi Selidiki Kasus Tewasnya 9 Pekerja Tambang Akibat Longsor di Sumbar

KabarDermayu.com – Kepolisian Daerah Sumatera Barat akan segera melakukan investigasi terkait insiden tragis yang menimpa sembilan pekerja tambang emas ilegal di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada hari Kamis, 14 Mei 2026, sekitar pukul 12.30 WIB. Akibatnya, sembilan pekerja tambang dilaporkan tewas tertimbun material longsor saat beraktivitas di lokasi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar, Komisaris Besar Polisi Susmelawati Rosya, mengonfirmasi adanya rencana penyelidikan ini. Pernyataan tersebut disampaikan di Kota Padang, seperti dilansir dari ANTARA pada Jumat, 15 Mei 2026.

Baca juga: 65% Pekerja Tolak AI, Khawatir Dampak Lingkungan dan Moral

Namun, saat ini pihak kepolisian masih memprioritaskan upaya penanganan dan pemulihan korban. Dari total 12 pekerja yang berada di lokasi saat kejadian, tiga orang berhasil selamat dari musibah tersebut.

Susmelawati menjelaskan bahwa setelah penanganan awal, Kapolres Sijunjung akan segera memasang garis polisi untuk mengamankan area kejadian. Tindakan ini merupakan langkah awal sebelum penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut dilakukan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Itu tindak lanjut (penyelidikan dan penyidikan) yang akan dilakukan oleh Kapolres,” ujar Susmelawati.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Padang, Abdul Malik, menyatakan bahwa pihaknya tidak menerima laporan langsung saat kejadian longsor terjadi. Informasi mengenai tertimbunnya sembilan pekerja baru diterima setelah insiden tersebut.

“Kami tidak mendapatkan informasi, tiba-tiba korban sudah keluar (dari longsor),” ungkap Abdul Malik.

Pihaknya bahkan telah berupaya menghubungi camat setempat untuk memastikan kebenaran informasi mengenai kejadian di tambang emas ilegal tersebut. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Pak camat sulit (dihubungi) juga dari semalam,” tambahnya.