KabarDermayu.com – Jumlah personel militer Amerika Serikat yang ditempatkan di Eropa mengalami peningkatan signifikan pada awal tahun 2026.
Menurut temuan dari kantor berita RIA Novosti, terdapat penambahan sebanyak 1.700 personel dinas yang tiba di benua biru pada kuartal pertama 2026.
Baca juga: Purbaya Atasi Kendala Investasi Produsen Ikan Danau Toba: Solusi Tuntas
Laporan Pentagon yang disampaikan kepada Kongres Amerika Serikat merinci bahwa total personel militer AS di Eropa kini mencapai 86.752 orang. Angka ini merupakan peningkatan dari kuartal keempat tahun 2025 yang mencatat 85.039 orang.
Dari total tersebut, sebanyak 80.253 orang merupakan personel militer aktif. Sementara itu, sisanya yang berjumlah 6.499 orang adalah personel sipil yang memiliki keterkaitan dengan militer AS.
Menanggapi pertanyaan dari RIA Novosti pada 2 Mei, juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi adanya rencana penarikan sekitar 5.000 personel AS dari Jerman.
Proses penarikan ini diperkirakan akan berlangsung dalam rentang waktu 6 hingga 12 bulan ke depan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sempat mengutarakan niat untuk menarik pasukannya tidak hanya dari Jerman, tetapi juga dari Italia dan Spanyol.
Namun, setelah terjadi perselisihan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Trump kemudian mengklarifikasi bahwa penempatan personel AS dari Jerman hanya akan dialihkan ke Polandia.





