PLN Resmikan SPKLU ke-5.000, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Tanjung Priok

oleh -6 Dilihat
PLN Resmikan SPKLU ke-5.000, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Tanjung Priok

KabarDermayu.com – PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ke-5.000 di Indonesia, yang berlokasi di SPKLU Center Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, menandai langkah konkret PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Fasilitas SPKLU Center Tanjung Priok ini beroperasi di Unit Induk Distribusi Jakarta Raya. Lokasinya dipilih di kawasan yang memiliki mobilitas logistik dan aktivitas masyarakat yang tinggi, menjadikannya strategis untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik.

Acara peresmian dihadiri oleh Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto, General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin, dan Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur kendaraan listrik bukan hanya aspek teknis, tetapi juga bagian dari perubahan gaya hidup masyarakat.

Adi Priyanto menyatakan bahwa peresmian SPKLU ke-5.000 merupakan tonggak penting bagi PLN. Pembangunan SPKLU ini sejalan dengan peningkatan jumlah kendaraan listrik yang terus bertambah.

“SPKLU ke-5.000 ini kami bangun sesuai dengan pertumbuhan kendaraan listrik yang semakin lama semakin banyak,” ujar Adi. Ia menambahkan, ketersediaan SPKLU di seluruh Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik.

PLN berkomitmen penuh mendukung perkembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah mencapai target net zero emissions. Keberadaan infrastruktur pengisian daya yang memadai menjadi penentu bagi pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan dan kenyamanan berkendara.

SPKLU Center Tanjung Priok tidak hanya berfungsi sebagai satu titik pengisian daya baru. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat layanan pengisian daya yang menyediakan beberapa mesin pengisi dengan kapasitas berbeda dalam satu area. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih jenis pengisian sesuai kebutuhan, baik pengisian cepat maupun pengisian saat parkir lebih lama.

Fasilitas ini dilengkapi dengan dua unit Ultra Fast Charging berkapasitas 200 kilowatt, enam unit Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kilowatt, serta satu unit Medium Charging berkapasitas 22 kilowatt. Seluruh unit menggunakan konektor CCS2 dan AC, sehingga dapat digunakan oleh berbagai jenis kendaraan listrik.

Selain itu, SPKLU Center Tanjung Priok juga menyediakan dua unit SPKLU khusus untuk kendaraan roda dua dan dua unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Keberadaan fasilitas untuk kendaraan roda dua ini sangat penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat perkotaan yang juga menggunakan sepeda motor listrik.

Baca juga: Aksi Sadis Dua Begal: Beraksi di Ratusan Lokasi dalam Lima Bulan

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, SPKLU Center Tanjung Priok dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Terdapat lounge, fasilitas pengisian angin ban, kamar kecil, serta vending machine. Dengan demikian, waktu pengisian daya dapat dimanfaatkan untuk beristirahat atau melakukan aktivitas lain, menjadikan pengalaman mobilitas lebih nyaman.

Adi Priyanto menegaskan bahwa PLN akan terus menyesuaikan pengembangan infrastruktur dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus berkembang. Semakin luasnya titik pengisian daya diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik.

“PLN akan terus menambah infrastruktur pengisian agar layanan semakin mudah dijangkau di berbagai wilayah,” kata Adi. Ia menambahkan bahwa kehadiran SPKLU ke-5.000 ini memperluas akses pengisian daya di titik strategis, sehingga pengguna dapat melakukan perjalanan dan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa konsep SPKLU Center di Tanjung Priok dirancang untuk memberikan pilihan pengisian daya yang lebih lengkap dalam satu lokasi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan pengisian daya dengan kebutuhan waktu mereka, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar.

Fleksibilitas waktu menjadi pertimbangan penting dalam konteks mobilitas di Jakarta. Pengguna kendaraan listrik memiliki kebutuhan pengisian daya yang beragam, mulai dari pengisian cepat sebelum beraktivitas hingga pengisian daya saat menunggu atau beristirahat. SPKLU Center dengan berbagai kapasitas charger dalam satu area ini mampu mengakomodasi berbagai pola mobilitas tersebut.

Kegiatan peresmian ini juga mengusung tema “Betawi Electrifying Lifestyle”. Tema ini bertujuan untuk mengaitkan identitas lokal Jakarta dengan gaya hidup modern yang berbasis energi bersih. Melalui pendekatan ini, kendaraan listrik diposisikan sebagai bagian dari perubahan gaya hidup yang dapat diakses dan digunakan oleh masyarakat luas.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, mengapresiasi langkah PLN dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik di wilayahnya. Menurutnya, SPKLU Center ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong transformasi Jakarta menjadi kota yang modern, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Semoga langkah baik ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ucap Fredy. Ia juga menilai bahwa keberadaan SPKLU bukan hanya sekadar penyediaan fasilitas pengisian daya, melainkan langkah penting untuk mempercepat transisi masyarakat menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.