IHSG Lari Kencang Pekan Depan, Optimisme Menkeu Purbaya

oleh -8 Dilihat
IHSG Lari Kencang Pekan Depan, Optimisme Menkeu Purbaya

KabarDermayu.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan optimisme tinggi mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan mendatang. Ia memprediksi IHSG akan mengalami kenaikan signifikan, didorong oleh perbaikan fundamental ekonomi Indonesia.

Menurut Purbaya, potensi IHSG untuk melesat pada pekan depan sangat terbuka, terutama setelah sebelumnya sempat bergerak di kisaran level 5.900. Ia menyatakan pandangannya berdasarkan analisis teknikal pergerakan pasar.

“Saya pikir sih, kalau lihat dari teknikalnya sih, minggu depan udah lari kencang,” ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat.

Purbaya juga mengimbau para pelaku pasar untuk tidak merasa khawatir dengan kondisi pasar saham yang ada saat ini. Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus berupaya memperkuat fundamental ekonomi nasional di masa mendatang.

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa momen pemulihan IHSG atau *rebound* sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu. Hal ini dikarenakan kondisi fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap berada dalam keadaan yang baik.

“Jadi tinggal tunggu waktu aja sampai, enggak lama kalau enggak salah, sampai harga IHSG akan rebound lagi,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR Tegaskan Potensi PHK Mengancam Perekonomian Desa

Purbaya menambahkan bahwa pergerakan harga saham pada akhirnya sangat dipengaruhi oleh fundamental perusahaan serta kondisi ekonomi secara keseluruhan. Ia berpendapat bahwa ketika perekonomian menunjukkan tren membaik, profitabilitas perusahaan juga cenderung meningkat.

Dengan meningkatnya profitabilitas perusahaan, secara logis harga sahamnya pun seharusnya ikut menguat. Purbaya memberikan pandangannya bahwa jika sebuah perusahaan mencatatkan keuntungan, maka sangat tidak mungkin harga sahamnya akan jatuh.

“Itu akan dimulai oleh fundamental perekonomian. Kalau ekonominya bagus, profitability juga meningkat. Jadi harusnya sih, enggak mungkin kalau perusahaannya untung, sahamnya jatuh. Berarti, undervalued, beli aja pasti untungnya,” tegas Purbaya.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan Jumat sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat menguat. Penguatan ini ditopang oleh pemulihan saham-saham di sektor energi dan *basic materials* (barang baku).

IHSG berhasil ditutup dengan kenaikan 67,11 poin atau setara dengan 1,10 persen, mencapai posisi 6.162,05. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mencatat penguatan sebesar 4,04 poin atau 0,66 persen, berada di level 620,44.

Penguatan IHSG ini terjadi setelah sebelumnya sempat mengalami pelemahan dan menyentuh level 5.966,86 pada perdagangan hari yang sama. Hampir seluruh sektor tercatat berada di zona hijau pada penutupan perdagangan tersebut.