PLN: Gardu Induk Listrik Sumbar Menyala, Pasokan Aman

oleh -8 Dilihat
PLN: Gardu Induk Listrik Sumbar Menyala, Pasokan Aman

KabarDermayu.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat telah mengonfirmasi bahwa seluruh gardu induk listrik di wilayah tersebut kini telah beroperasi kembali.

Kondisi ini tercapai pasca terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik sejak Jumat malam, 22 Mei 2026.

General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menyatakan bahwa hingga Sabtu pagi pukul 05.00 WIB, sekitar 60 persen sistem kelistrikan telah berhasil dipulihkan.

PLN terus berupaya keras agar pemulihan bisa mencapai 100 persen dan listrik kembali normal sepenuhnya.

Meskipun 21 gardu induk telah berhasil dinyalakan, masih terdapat 175 penyulang atau feeder yang belum beroperasi dari total keseluruhan 394 penyulang.

Penyulang yang terdampak ini tersebar di berbagai wilayah, meliputi Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.

PLN Sumatera Barat memastikan akan mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan agar kondisi kembali normal secepatnya.

Pihaknya juga memberikan jaminan bahwa posisi Sumatera Barat secara umum aman, terutama untuk jaringan tegangan rendah dan menengah.

Saat ini, petugas di lapangan masih fokus untuk memulihkan dan menormalkan operasional beberapa penyulang yang masih terdampak.

“Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja,” ujar Ajrun Karim.

Mengenai penyebab pasti padamnya listrik di Sumatera Barat pada Jumat malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.44 WIB, PLN masih melakukan pendalaman lebih lanjut dan belum dapat merinci secara detail.

Namun, dugaan awal mengarah pada adanya gangguan sistem kelistrikan yang berasal dari Provinsi Jambi.

Gangguan sistem kelistrikan ini tidak hanya berdampak di Sumatera Barat, tetapi juga meluas ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.

Sejak awal terjadinya gangguan, PLN telah segera mengerahkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh sistem dan jaringan kelistrikan.

Tujuan utama dari pemeriksaan ini adalah untuk menelusuri akar penyebab terjadinya gangguan tersebut.

PLN mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik.

Informasi terkini mengenai perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala.

Masyarakat dapat memantau perkembangan ini melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan contact center PLN di nomor 123.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Bukittinggi, Asna, menyampaikan bahwa listrik di daerahnya sudah mulai menyala kembali antara pukul 01.00 hingga 03.00 WIB.

Ia berharap kondisi kelistrikan dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali normal.

Baca juga: Menteri Keamanan Israel Dituding Punya Masalah Sejak Dulu

“Pukul 01.00 dini hari saya cek listrik belum menyala, tapi pukul 03.00 WIB listrik sudah menyala,” ungkap Asna.