Pegawai Toko di Sumut Keracunan Asap Genset, Dua Orang Tewas

oleh -8 Dilihat
Pegawai Toko di Sumut Keracunan Asap Genset, Dua Orang Tewas

KabarDermayu.com – Pemadaman listrik yang melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut) berujung pada insiden tragis. Sebanyak empat pegawai toko di Kabupaten Batu Bara harus dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan asap genset. Mirisnya, dua di antara mereka dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa nahas ini terjadi di sebuah toko di Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Keempat korban adalah perempuan, dengan inisial RR (24) dan AA (22) yang meninggal dunia. Sementara itu, dua korban lainnya, M (22) dan DCA (17), masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden keracunan yang disebabkan oleh asap mesin genset ini terjadi pada Sabtu siang, 23 Mei 2026. Penggunaan genset ini merupakan imbas dari pemadaman listrik yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Kapolsek Air Putih, AKP. Rahmad R Hutagaol, menjelaskan kronologi kejadian. Pada hari nahas itu, salah seorang karyawan bernama Dinda Selvira Manalu datang untuk bekerja sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, ia mendapati toko masih dalam keadaan tertutup.

Dinda kemudian mencoba menghubungi salah satu korban yang berada di dalam toko melalui telepon genggam. Sayangnya, upaya tersebut tidak mendapatkan respons. Hal ini menimbulkan kecurigaan.

Selanjutnya, Dinda menghubungi pemilik toko, Edo Setiawan, untuk melaporkan situasi yang tidak biasa tersebut. Pemilik toko segera meminta bantuan warga sekitar untuk membuka paksa pintu rumah toko (ruko).

Setelah berhasil dibuka, tim penolong dikejutkan dengan kondisi keempat korban yang ditemukan dalam keadaan lemas dan tidak sadarkan diri. Mereka segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pemilik toko meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu ruko secara paksa. Setelah berhasil dibuka, para korban ditemukan tidak sadarkan diri,” jelas Rahmad.

Baca juga: Arsenal Juara Liga Inggris: Ribuan Gooners Ramaikan CFD Sudirman

Peristiwa ini segera dilaporkan ke Polsek Air Putih. Petugas kepolisian segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi seluruh korban bersama warga ke rumah sakit terdekat.

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, dan memulai pemeriksaan terhadap para saksi untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini.

“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainya yang bisa diselamatkan dibawa ke rumah sakit Bidadari Indrapura guna penanganan medis,” jelas Rahmad.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas, mesin genset tersebut dihidupkan untuk penerangan di dalam toko aksesoris handphone. Hal ini dilakukan karena ketiadaan pasokan listrik.

Rahmad menambahkan bahwa dugaan kuat keracunan disebabkan oleh asap genset yang terperangkap di dalam toko. “Toko sudah ditutup, dan genset berada di dalam. Sementara, ventilasi udara tidak ada. Sehingga diduga para korban yang berada di kamar diduga keracunan asap,” ucap Rahmad.

Keempat korban diketahui merupakan warga Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Mereka tinggal di dalam toko tersebut karena tempat tinggal mereka berada cukup jauh dari lokasi toko.

Kondisi kedua korban yang selamat dilaporkan sudah membaik berdasarkan keterangan dari dokter yang menanganinya. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi lengkapnya.