KabarDermayu.com – Kereta Commuter Line (KRL) yang melayani rute Duri menuju Tangerang mengalami mogok di perlintasan sebidang yang berlokasi di RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Insiden ini terjadi pada Selasa sore, tanggal 26 Mei 2026.
Seorang penumpang bernama Novi, berusia 30 tahun, melaporkan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Pada waktu itu, kondisi kereta dilaporkan sangat padat karena bertepatan dengan jam pulang kerja.
“Tadi sekitar jam 5-an. Saya berangkat dari Duri ke Tangerang, pulang kerja,” ujar Novi dari dalam gerbong kereta. Ia menambahkan bahwa pintu kereta dalam keadaan terbuka saat ia memberikan keterangan.
Novi mengaku merasa bingung mengenai tindakan yang harus diambil setelah kereta berhenti mendadak. Ia hanya bisa menunggu dan berharap kereta dapat segera kembali beroperasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 18.40 WIB, kereta tersebut masih belum menunjukkan tanda-tanda pergerakan. Sebagian penumpang memilih untuk turun dari gerbong, sementara yang lain memutuskan untuk tetap berada di dalam kereta.
Kondisi lampu di dalam gerbong sempat mati total, namun beberapa kali menyala lalu kembali mati. Hal ini menambah ketidaknyamanan para penumpang.
Baca juga: Pembentukan DSI Tak Ubah Peran Bea Cukai, Purbaya: Tetap Seperti Biasa
Insiden ini menarik perhatian warga sekitar. Baik anak-anak maupun orang dewasa terlihat mengerumuni gerbong belakang kereta yang terhenti tepat di perpotongan jalan dan perlintasan kereta.
Sementara itu, palang perlintasan baik yang menuju Jalan Daan Mogot maupun arah sebaliknya terpantau masih dalam posisi tertutup. Hal ini menyebabkan banyak pengendara yang terpaksa menghentikan laju kendaraannya.
Banyak pengendara yang akhirnya memilih untuk memutar balik mencari rute alternatif. Sebagian lainnya memilih untuk memarkirkan kendaraan mereka di depan palang perlintasan, sembari menyaksikan kereta yang terhenti tersebut.
Bunyi sirene dari perlintasan kereta terus berbunyi, menandakan adanya insiden yang terjadi di tengah jalur. Suasana sempat menjadi sedikit mencekam ketika beberapa kereta lain melintas dari arah Tangerang menuju Duri.
Dengan adanya kereta yang terhenti di perlintasan dan kerumunan warga di sekitarnya, kereta-kereta yang melintas terpaksa memperlambat laju mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Kereta Api Indonesia (KAI) mengenai penyebab pasti insiden mogoknya KRL tersebut.





