IPMG dan FKM UI Bersinergi Kembangkan Riset Farmasi

oleh -9 Dilihat
IPMG dan FKM UI Bersinergi Kembangkan Riset Farmasi

KabarDermayu.com – Ketahanan sistem kesehatan nasional sangat bergantung pada kualitas dan inovasi sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Menjawab tantangan pemenuhan talenta ahli di sektor vital ini, International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) secara resmi menjalin kerja sama.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini mencakup Program Magang Bersertifikat dan Penulisan Tugas Akhir di Bidang Kesehatan Masyarakat. Penandatanganan dilakukan antara Direktur Eksekutif IPMG, Ani Triana Rahardjo, dan Dekan FKM UI, Prof. Indri Hapsari Susilowati, di Kampus UI, Depok, pada Senin, 25 Mei 2026.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempersiapkan generasi unggul. Para lulusan nantinya akan siap menghadapi berbagai dinamika industri kesehatan dan farmasi global yang terus berkembang.

Kolaborasi ini sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuan utamanya adalah mengakselerasi inovasi dalam pendidikan tinggi di Indonesia.

Program ini tidak sekadar menawarkan praktik kerja biasa. Secara spesifik, program ini memberikan paparan langsung kepada mahasiswa mengenai ekosistem industri farmasi yang berbasis riset. Mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana riset mendorong inovasi di sektor ini.

Melalui kerja sama ini, IPMG bersama dengan perusahaan-perusahaan anggotanya menyediakan wadah magang yang eksklusif bagi mahasiswa FKM UI. Peserta magang akan mendapatkan bimbingan langsung dari para pakar industri farmasi yang memiliki keahlian di bidang riset, serta dosen pembimbing dari FKM UI.

Ketua IPMG, Evie Yulin, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan sebuah investasi jangka panjang. Tujuannya adalah untuk mewujudkan masa depan kesehatan Indonesia yang lebih baik dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.

“Indonesia memiliki ambisi besar untuk menjadi negara yang berdaya saing tinggi di sektor kesehatan. Oleh karena itu, IPMG mengambil langkah konkret untuk berkontribusi mencetak talenta muda,” ujar Evie dalam keterangannya, dikutip Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menambahkan, talenta muda ini diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing internasional. IPMG berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan akademisi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui inovasi medis yang berkualitas dan beretika tinggi.

Baca juga: Harga Telur Anjlok: Anggota DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN

Selain program magang, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perusahaan anggota IPMG dan sivitas akademika FKM UI. Berbagai kegiatan edukatif direncanakan akan diselenggarakan secara berkala.

Kegiatan tersebut meliputi career days, factory visit, dan sesi berbagi pengetahuan mengenai inovasi farmasi terkini. Hal ini bertujuan memberikan wawasan nyata kepada mahasiswa mengenai dunia industri farmasi berbasis riset. Mahasiswa akan memahami seluruh proses, mulai dari penemuan obat hingga produk sampai ke tangan konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, IPMG juga memaparkan pentingnya keberadaan obat inovatif di Indonesia. Peranan industri farmasi berbasis riset dalam sistem kesehatan global dan nasional turut dibahas. Pemaparan ini menjadi bagian dari upaya IPMG untuk meningkatkan literasi dan apresiasi generasi muda.

Generasi muda diharapkan memahami proses panjang inovasi farmasi yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Hal ini merupakan kontribusi penting bagi kemajuan bangsa.

Menyambut baik sinergi ini, Dekan FKM UI, Prof. Indri Hapsari Susilowati, menilai kolaborasi dengan IPMG sebagai langkah esensial. Langkah ini sangat penting dalam menghubungkan teori akademik yang dipelajari di bangku kuliah dengan realitas yang ada di industri.

“Kolaborasi dengan IPMG merupakan langkah strategis FKM UI dalam menjembatani dunia akademik dan industri,” tutur Prof. Indri. Ia menjelaskan bahwa melalui program magang bersertifikat ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja nyata.

Mereka juga akan memperoleh pemahaman mendalam mengenai kontribusi industri farmasi berbasis riset terhadap kesehatan masyarakat luas. FKM UI berharap kemitraan ini menjadi fondasi yang kuat bagi lahirnya generasi profesional kesehatan yang adaptif, inovatif, dan membawa dampak nyata bagi Indonesia.

Kemitraan strategis ini semakin mengukuhkan langkah IPMG. IPMG berperan sebagai mitra strategis bagi para pemangku kepentingan, termasuk institusi akademik terkemuka seperti FKM UI. Tujuannya adalah mendorong lahirnya generasi profesional kesehatan yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing global.