Pelatihan Bahasa Inggris dan Media Sosial untuk Anak-anak di Kediri

oleh -5 Dilihat
Pelatihan Bahasa Inggris dan Media Sosial untuk Anak-anak di Kediri

KabarDermayu.com – Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia menggelar program pembinaan karakter dan penguatan keterampilan bagi anak-anak di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Program ini secara resmi dimulai pada Jumat, 22 Mei 2026. Lokasi pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Pesantren Babussalam, Kabupaten Kediri. Pada momen peresmian tersebut, yayasan juga turut menyerahkan bantuan berupa kaos dan sepatu olahraga kepada para guru.

Ketua Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia, Betania Eden Thenu, menjelaskan bahwa para peserta akan mendapatkan dua jenis pelatihan utama. Pelatihan tersebut meliputi Bahasa Inggris dan pemanfaatan media sosial secara efektif.

Betania menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program ini. Ia menambahkan bahwa pelatihan Bahasa Inggris akan melibatkan tutor dari Indonesia dan Eropa. Tujuannya adalah agar anak-anak dapat langsung mempraktikkan kemampuan komunikasi mereka.

Selain itu, peserta juga akan dibekali dengan keterampilan dalam pembuatan konten digital. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi mereka di era digital yang serba cepat ini.

“Karena ini era digital, kami juga membekali anak-anak dengan keterampilan membuat konten, sehingga setelah keluar dari pesantren atau sekolah mereka punya kemampuan tambahan,” ujar Betania.

Program ini dirancang untuk seluruh penerima manfaat program MBG dari SPPG Keling 01, yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia. Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh kerja sama dengan Kodim 0809/Kediri dalam mensukseskan program MBG.

Betania juga menginformasikan bahwa pelatihan tidak hanya diberikan kepada para siswa. Guru dan mentor pendamping juga akan dilibatkan dalam program ini. Para guru akan dibimbing untuk membantu siswa menggunakan media sosial secara bijak dan produktif.

“Guru juga akan kami libatkan supaya mereka bisa membimbing siswa dalam penggunaan media sosial dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0809/Kediri, Mayor Inf Yuliadi Purnomo, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Yuliadi menilai bahwa pembinaan karakter dan keterampilan bagi generasi muda sangat krusial. Hal ini penting untuk membentuk kedisiplinan dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.

“Program seperti ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia pendidikan, pondok pesantren, dan masyarakat dalam membangun generasi muda,” kata Yuliadi.

Perlu diketahui, Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia melalui SPPG Keling telah menyalurkan program MBG kepada total 2.624 penerima manfaat. Jumlah ini mencakup 2.334 siswa dari 16 sekolah, serta kelompok B3 yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Baca juga: Sinarmas LDA Maritime: Keunggulan Operasional Kapal & Kinerja Awak

Melalui program pembinaan karakter dan penguatan keterampilan ini, para penerima manfaat diharapkan dapat lebih mengembangkan potensi diri mereka. Selain itu, mereka juga diharapkan memiliki bekal keterampilan tambahan yang bermanfaat di masa mendatang.