KabarDermayu.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, memicu kepanikan di antara warga dan para pedagang.
Kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan sejumlah bangunan di area yang padat penduduk tersebut.
Hingga Selasa, 2 Juni 2026, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun, penyelidikan resmi oleh pihak berwenang masih terus dilakukan.
Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
Warga sekitar mengaku melihat api pertama kali muncul dari salah satu bangunan sebelum akhirnya membesar dan menjalar ke rumah serta kios yang berdekatan.
Kondisi bangunan yang banyak menggunakan material semi permanen mempercepat penyebaran api ke berbagai titik.
Banyak warga menduga kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
Dugaan ini muncul setelah beberapa saksi mata melihat api tiba-tiba muncul dan menyebar cepat ke bangunan lain.
Situasi di lokasi sempat mencekam karena api terus membesar dan mendekati area permukiman warga.
Penghuni rumah dan pemilik kios berupaya menyelamatkan barang-barang mereka sambil menjauh dari titik api.
Asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari sejumlah kawasan sekitar Kemayoran.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk mengendalikan situasi.
Jumlah armada dan personel pemadam terus ditambah mengingat luasnya area yang terdampak.
Baca juga: Megawati Hangestri: Julukan Baru Media Korea usai Gabung Hyundai Hillstate
Petugas fokus melakukan pelokalisiran api agar tidak merembet ke kawasan padat penduduk di sekitar pasar.
Selain kobaran api, warga juga mengaku sempat mendengar suara ledakan dari area kebakaran.
Ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas atau material lain di dalam bangunan yang terbakar.
Meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, pihak kepolisian menegaskan penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
Aparat dan petugas terkait masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan.
Hingga saat ini, fokus utama petugas masih tertuju pada proses pendinginan dan pengamanan lokasi pascakebakaran.
Data mengenai jumlah bangunan yang terdampak dan total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Kebakaran Pasar Jiung menjadi salah satu insiden besar yang kembali menyita perhatian publik.
Hal ini dikarenakan lokasinya berada di kawasan padat penduduk dengan potensi perambatan api yang sangat tinggi.
Warga berharap hasil penyelidikan segera mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Hal ini penting agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.





