Inhelath: Tingkatkan Layanan Bisnis, Integrasi IFG Life

oleh -8 Dilihat
Inhelath: Tingkatkan Layanan Bisnis, Integrasi IFG Life

KabarDermayu.com – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) melakukan penguatan integrasi layanannya dengan induk usaha, IFG Life. Langkah ini meliputi sinergi produk, layanan, hingga pengembangan digital demi memperluas jangkauan perlindungan bagi masyarakat Indonesia.

Direktur Kepatuhan sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama Inhealth, Marihot H Tambunan, menyatakan bahwa penguatan sinergi ini merupakan bagian dari peran IFG Life dalam struktur holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, yaitu Indonesia Financial Group (IFG).

“Kami terus berupaya memperkuat sinergi dan bergerak maju bersama IFG serta IFG Life untuk membangun fondasi layanan yang lebih kokoh sebagai penyedia asuransi jiwa dan kesehatan,” ujar Marihot dalam keterangan resminya pada Selasa, 2 Juni 2026.

Ia merinci bahwa kolaborasi yang telah terjalin mencakup penguatan layanan digital melalui aplikasi One by IFG sejak tahun 2025. Selain itu, pengembangan produk asuransi bersama (PAB) juga menjadi fokus. Integrasi ini bertujuan utama untuk memperkuat pengelolaan risiko, mengoptimalkan portofolio, serta menghadirkan layanan perlindungan yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam grup usaha, Marihot menambahkan bahwa perusahaan asuransi yang dimiliki oleh IFG dan Bank Mandiri ini juga melakukan penyelarasan identitas visual perusahaan di seluruh jaringan kantor di Indonesia. Penting untuk dicatat, perubahan branding ini tidak akan mengubah status hukum perusahaan, maupun produk dan layanan yang telah diberikan kepada para nasabah.

“Selama lebih dari 17 tahun, Inhealth telah hadir dan terpercaya sebagai pilihan utama dalam asuransi kesehatan,” ungkapnya.

Baca juga: Agustina Arumsari: Birokrat Karir yang Naik Jabatan Jadi Wakil Kepala BGN dari BPKP

Di sisi lain, Direktur Keuangan sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama IFG Life, Ryan Diastana Firman, menyambut baik integrasi antara IFG Life dan Inhealth. Ia berharap sinergi ini akan semakin memperkuat ekosistem perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Ryan, sinergi kedua perusahaan ditopang oleh jaringan kemitraan provider yang luas, mencakup lebih dari 8.000 mitra. Jaringan ini terdiri dari rumah sakit, klinik, laboratorium, dan apotek yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

“Sinergi ini diharapkan dapat mendorong ekosistem perlindungan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, didukung oleh lebih dari 8.000 mitra provider Inhealth di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri,” jelas Ryan.

Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada triwulan I 2026, yang dikutip dari keterangan resmi Inhealth, menunjukkan bahwa perusahaan ini menduduki posisi teratas dalam pangsa pasar segmen asuransi kesehatan kumpulan. Saat ini, Inhealth melayani lebih dari 1,7 juta peserta yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Melalui penguatan sinergi dengan IFG Life, Inhealth menargetkan peningkatan kualitas layanan dan perluasan akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini akan didukung oleh jaringan provider yang semakin merata, mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua, serta di luar negeri, khususnya Singapura.

Sepanjang tahun 2025, IFG Life dan Inhealth bersama-sama telah membayarkan klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai mencapai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta. Rinciannya, IFG Life telah membayarkan klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun, sementara Inhealth membayarkan Rp4,4 triliun.