Air Mata Fira Pecah Ingat Perjuangan Orang Tua Nabung Umrah, Denny Sumargo: Hanania Tega Banget

oleh -8 Dilihat
Air Mata Fira Pecah Ingat Perjuangan Orang Tua Nabung Umrah, Denny Sumargo: Hanania Tega Banget

KabarDermayu.com – Polemik dugaan penipuan dan penggelapan dana calon jemaah umrah kembali mencuat, kali ini melibatkan kantor travel Hanania Group. Sejumlah calon jemaah umrah dilaporkan menggeruduk kantor travel tersebut, menuntut pertanggungjawaban atas kegagalan pemberangkatan yang dijadwalkan sejak Maret 2026.

Kerugian yang dialami para korban mencapai angka fantastis. Pihak kepolisian telah mengonfirmasi kerugian sebesar Rp4,2 miliar dari 38 korban yang melapor. Namun, polisi menduga masih banyak korban lain yang belum melaporkan kejadian ini.

Salah satu korban, Fira, mengungkapkan kerugian pribadi sebesar Rp115.600.000, yang rencananya akan digunakan untuk memberangkatkan empat orang, termasuk ibu dan kedua adiknya.

Rencana Fira untuk menjalankan ibadah umrah bersama keluarganya kini pupus. Sang ibunda, yang sangat berharap dapat berangkat bersama ketiga anaknya, kini harus menelan pil pahit. Dana untuk umrah tersebut dikumpulkan melalui perjuangan keras kedua orang tuanya.

“Mama saya sudah berharap banget. Duit itu sudah ditabung mama, bapak saya kerjanya dari pagi ketemu pagi diomelin orang, ditabrak orang, benar-benar penuh perjuangan,” ungkap Fira dengan berlinang air mata saat berbincang dengan Denny Sumargo di kanal YouTube CURHAT BANG.

Fira sempat berharap dana tersebut akan dikembalikan. Namun, tawaran pengembalian dana dalam jangka waktu dua tahun dari pihak travel justru membuat ibunya merasa lelah dan pasrah.

“Saya tuh masih positif thinking nanti pasti dibalikin entah itu dari rezeki mana. Tapi sampai saat ini tuh kok dia dengan enaknya akan di refund dalam jangka waktu dua tahun. Sampai mama saya sudah capek, sudah di tahap ikhlas,” jelas Fira.

Menanggapi cerita Fira, Denny Sumargo mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan Hanania Group. Ia merasa prihatin melihat perjuangan orang tua Fira yang harus menanggung kerugian akibat dugaan penipuan ini.

Denny Sumargo mengaku sempat tidak terlalu memperhatikan kasus ini karena tidak begitu viral di media sosial. Namun, setelah mendengar langsung kesaksian Fira, ia merasa miris dan mempertanyakan hati nurani pelaku yang tega mengambil uang dari hasil jerih payah banyak orang.

“Kok dia tega banget, istilahnya lu pakai kesempatan yang Tuhan kasih untuk bantu orang tapi dengan cara setan kalau saya bilang. Itu nggak masuk di kepala saya,” kata Denny Sumargo dengan nada geram.

Saat ini, Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional sekaligus pemilik Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF), telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan. Ia diduga melanggar Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih travel umrah. Memeriksa legalitas travel, rekam jejak, serta memastikan tidak tergiur dengan tawaran harga yang terlalu murah adalah langkah krusial untuk menghindari kerugian serupa.

Permintaan masyarakat untuk menjalankan ibadah umrah memang terus meningkat. Hal ini juga mendorong maskapai seperti Lion Air untuk menambah frekuensi penerbangan. Lion Air dilaporkan menyiapkan sembilan penerbangan umrah setiap pekannya untuk memenuhi tingginya permintaan.

Peningkatan layanan penerbangan ini diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih baik bagi calon jemaah. Namun, di balik antusiasme untuk beribadah, kasus dugaan penipuan oleh Hanania Group menjadi pelajaran berharga agar selalu waspada dan melakukan riset mendalam sebelum memutuskan.

Baca juga: Gaji ke-13 PPPK Cair Hari Ini, Cek Aturan Lengkapnya

Perjuangan Fira dan keluarganya, yang harus merasakan kekecewaan mendalam akibat dugaan penipuan ini, menunjukkan betapa pentingnya integritas dan kejujuran dalam bisnis travel umrah. Harapannya, kasus ini dapat segera terselesaikan dengan adil bagi semua pihak yang dirugikan.