Tiga Santri Dibakar Teman di Lombok Tengah, Satu Tewas

oleh -10 Dilihat
Tiga Santri Dibakar Teman di Lombok Tengah, Satu Tewas

KabarDermayu.com – Polres Lombok Tengah sedang mendalami kasus dugaan pembakaran yang menimpa tiga santri di sebuah pondok pesantren di Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang. Insiden mengerikan ini telah menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Lombok Tengah, AKP Punguam Hutahaean, membenarkan adanya laporan yang diterima dari pihak keluarga korban. Laporan tersebut diterima pada hari Rabu dan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Penyidik telah bergerak cepat untuk mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait. Selain itu, proses pengumpulan alat bukti di lokasi kejadian juga sedang dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Kasus ini mulai menjadi perhatian publik setelah beredarnya sebuah video di media sosial Facebook. Video tersebut diunggah oleh akun bernama @Tiara Erna BenKinara Cahya dan memperlihatkan kondisi salah satu korban yang mengalami luka bakar parah.

Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat menahan sakit saat menjalani perawatan medis. Sebagian besar tubuhnya dilaporkan mengalami luka bakar dan dibalut perban. Korban juga mengeluhkan rasa nyeri yang hebat di bagian badan dan kakinya.

Berdasarkan penelusuran awal oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, peristiwa tragis ini diduga terjadi pada bulan November 2025. Namun, kembali menjadi sorotan publik setelah video korban tersebar luas di jagat maya.

Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi, menjelaskan bahwa terdapat tiga santri yang menjadi korban dalam kejadian ini. Ketiga santri tersebut diduga disiram dengan bahan bakar sebelum akhirnya dibakar oleh sesama santri.

Joko merinci bahwa dari tiga korban, dua di antaranya mengalami luka bakar yang cukup serius. Tragisnya, satu korban lainnya dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar yang dialaminya.

Informasi awal yang dihimpun oleh LPA menguatkan bahwa tingkat keparahan luka pada dua korban sangat mengkhawatirkan. Sementara itu, korban yang meninggal dunia tidak berhasil diselamatkan dari dampak luka bakar tersebut.

Saat ini, Polres Lombok Tengah masih terus melakukan penyelidikan mendalam. Tujuannya adalah untuk merangkai kronologi kejadian secara utuh dan memastikan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa yang sangat disayangkan ini.