KabarDermayu.com – Eko Cahyono, seorang mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pernah bekerja di Korea Selatan, kini berhasil membangun bisnis mini ATM yang berkembang pesat di kampung halamannya, Kabupaten Mesuji, Lampung. Usahanya tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Perjalanan Eko dimulai dari nol setelah kembali dari Korea Selatan. Ia memulai dengan membuka toko bangunan sederhana, yang kemudian berkembang ke penjualan perabotan rumah tangga. Melihat kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang lebih mudah diakses, Eko kemudian beralih merintis bisnis mini ATM.
Awalnya, bisnis mini ATM yang dijalankan Eko menggunakan penyedia layanan lain. Namun, ia sering menghadapi kendala teknis dengan mesin yang lambat ditangani. Hal ini berdampak pada kelancaran operasional usahanya.
Titik balik terjadi pada tahun 2024 ketika Eko memutuskan untuk beralih menggunakan layanan BukuAgen. Perubahan ini membawa dampak positif yang signifikan. Ia merasakan peningkatan pendapatan yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Kalau ada masalah, cukup WhatsApp ke tim sales dan langsung ada solusi. Pendapatannya juga jauh lebih baik,” ujar Eko, seperti dikutip pada Kamis, 4 Juni 2026.
Sejak beralih ke BukuAgen, jumlah outlet mini ATM yang dikelola Eko berkembang pesat. Dari empat outlet awal, kini ia telah memiliki delapan outlet dengan total sepuluh mesin EDC yang semuanya menggunakan layanan BukuAgen.
Eko menilai BukuAgen tidak hanya memberikan porsi bagi hasil yang lebih menguntungkan, tetapi juga menawarkan berbagai program insentif dan cashback. Program-program ini turut mendongkrak pendapatan usahanya.
Selama periode Januari 2025 hingga Januari 2026, jaringan usaha Eko berhasil mencatatkan 18.806 transaksi. Prestasi ini mengantarkannya menjadi Agen Juara dengan transaksi tertinggi di wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi.
Namun, bagi Eko, pencapaian terbesar bukanlah penghargaan atau jumlah transaksi. Ia lebih bangga karena usahanya telah membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya. Setiap kali membuka outlet baru, Eko merekrut warga dari desa tempat outlet tersebut berdiri.
“Saya senang bisa membuka lapangan kerja baru. Melihat berita tentang sulitnya mencari kerja sekarang, saya bangga kalau usaha ini bisa membantu warga sekitar mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Saat ini, jaringan usaha Eko telah mempekerjakan delapan karyawan yang semuanya adalah warga lokal. Bahkan, dua di antaranya adalah lulusan sarjana. Kehadiran outlet-outlet ini juga turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.
Outlet-outlet mini ATM ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00. Mereka melayani berbagai kebutuhan transaksi, mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan. Di banyak wilayah Mesuji, layanan ini menjadi alternatif yang lebih dekat dan praktis dibandingkan harus pergi ke ATM atau kantor bank.
Dengan rata-rata 50 hingga 60 transaksi per hari di seluruh jaringan outletnya, layanan Eko membantu masyarakat mengakses kebutuhan transaksi keuangan dengan lebih mudah dan efisien. Kisah inspiratif Eko menjadi salah satu cerita yang diangkat dalam acara Laskar Agen Juara Roadshow 2026 di Palembang.
Dalam acara tersebut, Eko menerima penghargaan sebagai Agen Juara dengan transaksi tertinggi di wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi dan pertumbuhan usahanya dalam melayani masyarakat.
BukuAgen sendiri telah berhasil menjangkau lebih dari 250.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah di Indonesia. Melalui platform ini, para merchant dapat menyediakan layanan transaksi keuangan sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi usaha mereka.
“Apabila merchant bergabung dengan BukuAgen, secara bisnis pendapatan mereka setidaknya dapat meningkat 100% per tahun. Bahkan terdapat merchant yang awalnya hanya memiliki satu toko, kini telah berkembang hingga membuka 18 sampai 20 toko,” ujar Adi Harlim, Director of Sales (Merchant Success & Retail) BukuWarung.
Adi Harlim menambahkan bahwa kisah Eko menunjukkan bagaimana pertumbuhan usaha dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat. “Ketika merchant berkembang, mereka tidak hanya meningkatkan usahanya sendiri, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi di komunitasnya. Kami ingin memberdayakan ekosistem yang sudah berjalan agar dapat tumbuh lebih jauh dan mempercepat perputaran ekonomi di tingkat komunitas,” tegasnya.
Kisah Eko Cahyono menjadi contoh nyata bagaimana pelaku usaha kecil dapat memberikan kontribusi lebih dari sekadar menjalankan bisnis. Dari usaha yang dirintis setelah kembali dari luar negeri, kini Eko telah menciptakan lapangan kerja baru, menyediakan layanan keuangan yang mudah diakses masyarakat, dan membuka peluang ekonomi bagi banyak keluarga di sekitarnya.
Eko berharap dapat terus mengembangkan usahanya agar manfaat yang dirasakan masyarakat semakin luas. “Harapan saya, suatu saat nanti anak-anak saya bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, bukan hanya sekadar memiliki pendidikan tinggi,” tutup Eko.





