KabarDermayu.com – Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada 5 Juni 2026 terpantau mengalami kenaikan. Emas Antam dijual seharga Rp 2.770.000 per gram, menunjukkan peningkatan sebesar Rp 11.000 per gram dibandingkan dengan harga pada perdagangan hari sebelumnya.
Berdasarkan data resmi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam yang dirilis pada Kamis, 4 Mei 2026, harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan pada angka Rp 2.583.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar.
Rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran juga bervariasi. Untuk emas lima gram, harganya adalah Rp 13.625.000. Sementara itu, emas sepuluh gram dibanderol seharga Rp 27.195.000, dan emas 25 gram dijual seharga Rp 67.862.000. Untuk ukuran yang lebih besar, emas 50 gram tersedia dengan harga Rp 135.645.000.
Selanjutnya, emas dengan berat 100 gram ditawarkan seharga Rp 271.212.000. Emas berkapasitas 250 gram memiliki harga Rp 677.765.000, dan untuk ukuran 500 gram, harganya mencapai Rp 1.355.320.000.
Antam juga menyediakan emas dalam ukuran yang lebih kecil dan lebih besar. Emas berukuran 0,5 gram dibanderol seharga Rp 1.435.000. Sementara itu, emas dengan berat 1.000 gram, yang merupakan ukuran terbesar yang dijual, dihargai senilai Rp 2.710.600.000 atau Rp 2,71 miliar.
Informasi penting yang perlu diperhatikan adalah bahwa harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk komponen pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak.
Secara spesifik, untuk transaksi penjualan kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai transaksi melebihi Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran PPh 22 adalah sebesar 1,5 persen bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sementara itu, bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP, tarif PPh 22 yang dikenakan adalah 3 persen. Pemotongan PPh 22 ini akan dilakukan secara langsung dari total nilai transaksi.
Emas Global
Berbeda dengan tren emas Antam, harga emas di pasar global justru menunjukkan tren penurunan pada perdagangan pagi ini. Penurunan ini terjadi di tengah meredanya ketegangan di Timur Tengah, yang sebelumnya sempat memicu harapan akan tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Perhatian investor kini tertuju pada perkembangan tersebut.
Berdasarkan laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot dilaporkan mengalami penurunan sebesar 0,3 persen, sehingga diperdagangkan pada level US$ 4.462,22 per ons. Sementara itu, untuk kontrak berjangka emas Amerika Serikat yang dijadwalkan untuk pengiriman bulan Agustus, harganya juga tercatat turun 0,4 persen menjadi US$ 4.489 per ons.





