WNI Tewas di Jepang Akibat Dibunuh Rekan Sebangsanya, Kemlu Sebut Korban Pekerja Migran

oleh -5 Dilihat
WNI Tewas di Jepang Akibat Dibunuh Rekan Sebangsanya, Kemlu Sebut Korban Pekerja Migran

KabarDermayu.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi kasus penusukan yang menewaskan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Kota Chitose, Hokkaido, Jepang. Pelaku penusukan juga diketahui merupakan seorang WNI.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvone Mewengkang, menjelaskan bahwa korban bernama Sri Rahayu, berusia 21 tahun. Ia merupakan pekerja migran Indonesia (PMI).

Menurut informasi yang dihimpun oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Insiden ini juga menyebabkan seorang petugas kepolisian Jepang terluka. Selain itu, satu WNI lainnya juga mengalami luka di lokasi kejadian.

“Dalam peristiwa ini juga dilaporkan adanya seorang polisi Jepang dan seorang WNI lain yang mengalami luka di lokasi kejadian,” ujar Yvone.

KBRI Tokyo telah menjalin komunikasi dengan Kepolisian Chitose serta pihak yang bertanggung jawab atas korban sebagai PMI. Pelaku penusukan telah berhasil ditangkap dan ditahan oleh Kepolisian Chitose.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis malam, 4 Juni 2026, sekitar pukul 21.10 waktu setempat. Korban, Sri Rahayu, diketahui tinggal di kawasan Fuji 3-chome, Kota Chitose, Hokkaido.

Pelaku diidentifikasi sebagai Mahmudi Agung Laksana Aji, seorang pria berusia 27 tahun yang bekerja sebagai karyawan paruh waktu dan berdomisili di Prefektur Chiba, Jepang.

Hasil penyelidikan awal oleh kepolisian Jepang mengindikasikan bahwa korban dan pelaku saling mengenal. Namun, hubungan spesifik keduanya dan motif di balik aksi penikaman yang berujung maut tersebut masih terus didalami oleh aparat kepolisian.

Penyidik masih berupaya mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti yang ada untuk mengungkap secara tuntas penyebab terjadinya pembunuhan tersebut.