IHSG Melonjak 7,52% Tembus 5.700 Setelah Tertekan Berbulan-bulan

oleh -4 Dilihat
IHSG Melonjak 7,52% Tembus 5.700 Setelah Tertekan Berbulan-bulan

KabarDermayu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menutup perdagangan di zona hijau dengan penguatan signifikan pada Selasa, 9 Juni 2026. Setelah mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir, pasar saham Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan lonjakan yang membawa indeks kembali ke level 5.700.

Berdasarkan data perdagangan RTI, IHSG ditutup menguat 404,51 poin atau 7,52 persen ke level 5.746,64. Penguatan tersebut menjadi salah satu kenaikan harian terbesar yang terjadi di tengah upaya pasar keluar dari tekanan yang membayangi selama beberapa bulan terakhir.

Sejak awal perdagangan, indeks bergerak konsisten di zona positif. IHSG dibuka pada level 5.344,68 dan terus melanjutkan penguatan hingga mencapai level tertinggi harian di 5.746,64. Sementara level terendah tercatat berada di posisi 5.318,14.

Mayoritas Saham Menghijau

Penguatan IHSG kali ini didukung oleh dominasi saham yang bergerak di zona hijau hampir di seluruh sektor perdagangan.

Tercatat sebanyak 678 saham mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, hanya 89 saham yang ditutup melemah, sedangkan 48 saham lainnya bergerak stagnan.

Dominasi saham yang menguat menunjukkan tingginya minat beli investor sepanjang perdagangan. Kondisi tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa optimisme mulai kembali masuk ke pasar setelah periode koreksi yang cukup dalam.

Aksi beli yang terjadi secara luas juga membantu mendorong indeks bergerak lebih tinggi hingga menembus level psikologis 5.700 pada akhir perdagangan.

Aktivitas Perdagangan Sangat Tinggi

Euforia penguatan pasar turut tercermin dari tingginya aktivitas transaksi yang terjadi sepanjang hari.

Volume perdagangan tercatat mencapai 44,99 miliar saham. Sementara nilai transaksi atau turnover mencapai Rp27,30 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2.714.279 kali transaksi.

Besarnya nilai transaksi menunjukkan bahwa penguatan IHSG tidak hanya didorong oleh kenaikan sejumlah saham tertentu, tetapi juga disertai partisipasi investor yang cukup besar di pasar.

Tingginya aktivitas perdagangan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi bursa domestik.

Bangkit Setelah Tekanan Berkepanjangan

Meski mencatat lonjakan tajam pada perdagangan hari ini, IHSG masih menghadapi tantangan besar untuk sepenuhnya pulih dari tekanan yang terjadi sejak awal tahun.

Data perdagangan menunjukkan indeks masih mengalami pelemahan 18,57 persen dalam satu bulan terakhir. Bahkan dalam tiga bulan terakhir, IHSG telah terkoreksi sekitar 30 persen.

Secara year to date atau sejak awal tahun 2026, indeks saham acuan Indonesia masih mencatat penurunan sekitar 33 persen.

Karena itu, penguatan lebih dari 7 persen pada perdagangan hari ini menjadi momentum penting yang memberikan harapan baru bagi pelaku pasar setelah periode koreksi panjang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Bursa Asia Bergerak Variatif

Di tengah lonjakan IHSG, pergerakan bursa saham Asia pada perdagangan hari ini terpantau bervariasi.

Indeks Hang Seng di Hong Kong ditutup melemah 0,37 persen. Sementara itu, indeks Nikkei Jepang berhasil mencatat kenaikan sebesar 2,17 persen.

Adapun Shanghai Composite Index di China turut bergerak positif dengan penguatan 1,28 persen.

Jika dibandingkan dengan sejumlah bursa utama Asia tersebut, penguatan IHSG menjadi salah satu yang paling menonjol pada perdagangan hari ini. Lonjakan hingga 7,52 persen menunjukkan sentimen positif yang kuat di pasar domestik, sekaligus mengakhiri periode tekanan yang sempat membawa indeks turun tajam dalam beberapa waktu terakhir.

Kembalinya IHSG ke level 5.700 menjadi sorotan utama perdagangan hari ini. Selain menandai berakhirnya tren pelemahan dalam jangka pendek, penguatan tersebut juga menunjukkan bahwa investor mulai kembali memanfaatkan peluang di pasar saham Indonesia setelah koreksi besar yang terjadi sepanjang tahun 2026.