Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas, Kapal Diminta Menunggu

oleh -4 Dilihat
Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas, Kapal Diminta Menunggu

KabarDermayu.com – Otoritas Maritim Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk semua lalu lintas pelayaran tanpa batas waktu. Keputusan ini diambil di tengah memanasnya tensi antara Iran dan Amerika Serikat.

Pernyataan resmi dari Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) yang diunggah pada platform X hari Kamis, 11 Juni, menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan respons terhadap eskalasi yang dipicu oleh tindakan militer Amerika Serikat. Pengumuman terbaru dari angkatan bersenjata Iran juga menjadi faktor pemicu.

“Mengingat ketegangan yang dipicu oleh pasukan agresif AS dan pengumuman terbaru dari Angkatan Bersenjata Republik Islam, Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya,” ujar PGSA dalam pernyataannya.

PGSA juga mengimbau pihak-pihak yang sebelumnya telah mengantongi izin transit untuk bersabar. Mereka diminta menunggu pemberitahuan lebih lanjut mengenai kelanjutan operasional jalur pelayaran strategis tersebut.

Pengumuman penutupan ini disampaikan sehari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menuduh Iran mengulur-ulur waktu dalam perundingan. Trump juga sempat mengindikasikan niat Amerika Serikat untuk melancarkan serangan besar terhadap Iran.

Pada hari yang sama, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap Iran. Iran kemudian dilaporkan membalas serangan tersebut dengan menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS.

Ketegangan terbaru ini merupakan lanjutan dari konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Saat itu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa sipil.

Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Kedua negara yang terlibat dalam konflik ini sempat mengumumkan gencatan senjata pada tanggal 7 April. Namun, upaya perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad tidak membuahkan hasil signifikan dalam penyelesaian konflik tersebut.