Kebakaran Rumah di Sunter Agung Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Perkiraan Rp20 Juta

oleh -3 Dilihat
Kebakaran Rumah di Sunter Agung Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Perkiraan Rp20 Juta

KabarDermayu.com – Sebuah rumah di Jalan Melati, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dilalap api pada Minggu, 12 Juli 2026. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Dugaan ini didasarkan pada pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian. Bangunan yang terbakar adalah rumah dua lantai dengan luas sekitar 24 meter persegi.

“Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran rumah tinggal dua lantai dengan luas bangunan 24 meter persegi akibat korsleting listrik,” ujar Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, di Jakarta, Minggu.

Pemilik Kontrakan Mencium Bau Hangus

Gatot menjelaskan bahwa saksi, yang juga merupakan pemilik rumah kontrakan, awalnya mencium bau hangus dari sekitar bangunan.

Saat diperiksa, saksi menemukan kepulan asap tebal berasal dari rumah kontrakannya yang bersebelahan dengan rumah yang sedang ditempatinya.

Temuan ini segera dilaporkan kepada warga sekitar, yang kemudian meneruskannya kepada petugas pemadam kebakaran untuk penanganan lebih lanjut.

Satu Keluarga Terdampak

Rumah yang terbakar diketahui dihuni oleh satu kepala keluarga yang terdiri dari empat orang.

Meskipun bangunan mengalami kerusakan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran ini.

Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Damkar Kerahkan 20 Personel

Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB setelah adanya aduan dari warga.

Petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

“Kami mendapatkan informasi kebakaran pukul 11.00 WIB usai warga melaporkan kejadian tersebut,” ujar Gatot.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dan 20 personel diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.

“Total ada empat unit mobil damkar dan 20 personel berjibaku memadamkan api,” katanya.

Api Berhasil Dipadamkan dalam 29 Menit

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih setengah jam. Berkat kerja cepat petugas, kobaran api berhasil dipadamkan pada pukul 11.29 WIB.

“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan,” kata Gatot.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Namun, petugas masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Hingga proses penanganan selesai, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta dan menimpa satu keluarga yang menghuni rumah tersebut.