Lucky Hakim Siap Adopsi Anak Korban Kecelakaan Maut Indramayu

oleh -2 Dilihat
Lucky Hakim Siap Adopsi Anak Korban Kecelakaan Maut Indramayu

KabarDermayu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi orang tua angkat bagi anak-anak yang menjadi korban kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu. Pernyataan ini disampaikan setelah beliau mengunjungi rumah duka dan menjenguk para korban yang masih dalam perawatan.

Musibah tragis yang merenggut nyawa 12 orang ini, menurut Lucky Hakim, merupakan duka bagi seluruh masyarakat Indramayu, bukan hanya keluarga korban. Beliau menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Seindah apa pun kata-kata yang saya sampaikan tetap tidak akan mampu menandingi rasa sedih keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai,” ujar Lucky Hakim, seperti dikutip pada Rabu, 15 Juli 2026.

Beliau juga mendoakan agar para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Selain itu, ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

“Duka yang mendalam ini juga saya iringi doa tulus untuk para almarhum dan almarhumah, semoga husnul khatimah, dan semoga Allah memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu, Lucky Hakim juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Santunan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi simbol berbagi rasa duka yang mendalam.

“Hanya sedikit santunan yang dapat kami berikan sebagai simbol berbagi rasa turut berduka yang mendalam,” jelasnya.

Dalam kunjungannya ke rumah sakit, Lucky Hakim memberikan perhatian khusus kepada dua anak balita yang selamat dari kecelakaan. Kedua anak tersebut kehilangan ibu mereka yang merupakan seorang single parent dan meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut.

Pemerintah daerah, di bawah kepemimpinan Lucky Hakim, berkomitmen memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada kedua anak tersebut. Pendampingan ini mencakup pemulihan fisik, mental, dan psikologis mereka.

“Anak-anak itu akan kami dampingi selama proses pemulihannya, bukan hanya pemulihan fisik, tetapi juga mental dan psikologis. Kami sangat serius dalam memberikan perhatian kepada mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lucky Hakim menyatakan kesiapannya untuk menjadi orang tua angkat bagi anak-anak yang kehilangan orang tua akibat kecelakaan tersebut. Beliau siap mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku, asalkan keluarga dan wali anak-anak tersebut memberikan persetujuan.

“Untuk anak-anak yang ditinggal meninggal oleh orang tuanya dalam kejadian ini, saya dengan sepenuh hati berkenan menjadi orang tua angkat dan siap menempuh proses adopsi secara formal apabila pihak wali mereka merestui,” ungkapnya.

Di sisi lain, Lucky Hakim menekankan pentingnya menjadikan tragedi ini sebagai bahan evaluasi bagi semua pihak. Ia menilai pengawasan terhadap kendaraan angkutan penumpang dan penerapan standar keselamatan harus diperketat untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan warga sepulang menghadiri acara pernikahan ditabrak oleh dua truk yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat insiden tersebut, 12 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara enam korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Hingga kini, kepolisian bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini.