Destry Damayanti Jelaskan Mekanisme Pengganti Gubernur BI Sesuai UU

oleh -4 Dilihat
Destry Damayanti Jelaskan Mekanisme Pengganti Gubernur BI Sesuai UU

KabarDermayu.com – Transisi kepemimpinan di otoritas moneter tertinggi Indonesia kini menjadi sorotan publik menyusul mundurnya Perry Warjiyo dari kursi Gubernur Bank Indonesia (BI). Destry Damayanti, yang saat ini mengemban amanah sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, memberikan penjelasan terkait mekanisme suksesi yang akan ditempuh pemerintah ke depan.

Dalam keterangannya pasca rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Plus di Istana Kepresidenan pada Senin, 27 Juli 2026, Destry menegaskan bahwa seluruh proses penunjukan pengganti akan dilaksanakan dengan berpedoman ketat pada Undang-Undang Bank Indonesia. Hingga saat ini, belum ada diskusi spesifik maupun daftar kandidat yang diusulkan oleh pemerintah terkait posisi strategis tersebut.

Mekanisme Sesuai Amanat Undang-Undang

Destry menjelaskan bahwa pengunduran diri Perry Warjiyo yang dilakukan secara sukarela menuntut adanya prosedur formal yang harus dipatuhi. Berdasarkan regulasi yang berlaku, tahapan pemilihan Gubernur BI definitif akan dimulai dengan pembukaan persyaratan bagi calon anggota Dewan Gubernur.

Setelah proses seleksi awal, kandidat yang terpilih nantinya akan ditetapkan oleh Presiden setelah melalui mekanisme persetujuan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Destry menekankan bahwa pihaknya tidak akan melompati alur birokrasi ini demi menjaga integritas lembaga.

Transisi Kepemimpinan di BI

Penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs Gubernur BI merupakan konsekuensi otomatis dari posisi sebelumnya sebagai Deputi Gubernur Senior. Ketentuan ini sudah diatur jelas dalam payung hukum Bank Indonesia, yang menyatakan bahwa jika Gubernur berhalangan tetap atau mundur, maka Deputi Gubernur Senior wajib mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan hingga pejabat baru resmi dilantik.

“Penetapan saya sebagai Pejabat Gubernur Sementara itu memang secara undang-undang menetapkan seperti itu. Apabila Gubernur berhalangan tetap, termasuk mengundurkan diri, maka Deputi Gubernur Senior akan menggantikan peran dari Gubernur sebagai Pejabat Gubernur Sementara sampai nanti yang definitif prosesnya dimulai oleh Presiden,” tegas Destry.

Ketika disinggung mengenai spekulasi apakah dirinya akan mencalonkan diri sebagai Gubernur BI definitif, Destry memilih untuk tidak memberikan komentar. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah menjalankan tugas transisi sesuai amanat undang-undang.

Stabilitas Ekonomi Tetap Menjadi Prioritas

Di tengah dinamika pergantian pimpinan, Destry memberikan pesan menenangkan kepada para pelaku pasar. Ia memastikan bahwa arah kebijakan moneter Bank Indonesia tidak akan mengalami guncangan atau perubahan drastis.

Pihak BI berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan instrumen yang sudah ada, seperti intervensi di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta Non-Deliverable Forward (NDF). Kebijakan makroprudensial yang pro-pertumbuhan juga akan tetap berlanjut sesuai dengan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juli 2026.

Kepemimpinan Kolektif Kolegial

Selain menjamin kontinuitas kebijakan, Destry menyoroti sistem kerja di internal BI yang bersifat kolektif kolegial. Hal ini berarti keputusan-keputusan strategis tidak bergantung pada satu figur saja, melainkan hasil diskusi seluruh anggota Dewan Gubernur.

  • Kepemimpinan tetap berjalan normal melalui mekanisme kolektif kolegial.
  • Seluruh jajaran Dewan Gubernur berkomitmen melanjutkan mandat menjaga stabilitas sistem keuangan.
  • Pemberian insentif untuk mendorong arus modal asing melalui penurunan biaya lindung nilai (hedging) tetap berjalan.

Dengan adanya kepastian mengenai mekanisme suksesi dan komitmen menjaga stabilitas, Destry berharap pelaku ekonomi nasional tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap pengunduran diri Perry Warjiyo yang telah resmi disampaikan kepada Presiden pada 25 Juli 2026 lalu. Fokus Bank Indonesia saat ini tetap pada penguatan ekonomi domestik di tengah tantangan global yang terus berkembang.