KabarDermayu.com – Tim bulutangkis putri Indonesia bersiap menghadapi pertandingan krusial di babak perempat final Piala Uber 2026. Srikandi Merah Putih dijadwalkan untuk berhadapan dengan tuan rumah Denmark di Forum Horsens pada Kamis malam waktu setempat.
Kapten tim Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap faktor non-teknis yang dapat memengaruhi pertandingan. Dukungan penuh dari publik tuan rumah diprediksi akan memberikan suntikan motivasi tambahan bagi tim Denmark.
Putri menilai bahwa kekuatan tim Denmark saat ini sangat merata, terutama di sektor tunggal. Ia menegaskan bahwa mereka tidak boleh meremehkan lawan, meskipun Indonesia memiliki persiapan yang matang.
“Bisa dibilang kekuatan Denmark merata terutama di semua tunggalnya yang memiliki skill dan kemampuan cukup bagus. Namun yang terpenting kami tidak mau menganggap Denmark di bawah, tetap harus waspada,” ujar Putri KW melalui keterangan resmi PBSI.
Baca juga di sini: Perluas Peran Pelaut Perempuan, Pertamina Jalankan Prinsip ESG Aspek Sosial
Pemain yang akrab disapa Putri KW ini menambahkan bahwa seluruh anggota tim dalam kondisi siap tempur setelah menjalani sesi latihan terakhir. Ia menekankan pentingnya semangat juang yang konsisten dari partai pembuka hingga akhir pertandingan.
“Dari pertandingan pembuka sampai nanti selesai harus semangat terus, pantang menyerah, enjoy, dan lebih mati-matian,” tegasnya.
Senada dengan kapten tim, pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari, berpendapat bahwa partai tunggal pertama akan menjadi kunci untuk membuka jalan menuju semifinal. Ia memprediksi Denmark akan menurunkan pemain andalan mereka, Mia Blichfeldt, untuk menghadapi Putri.
“Menurut saya tunggal pertama ini memang kunci sebagai pembuka jalan. Mungkin Denmark akan menurunkan Mia Blichfeldt dan berhadapan dengan Putri,” tutur Imam.
Meskipun Putri KW memiliki rekor pertemuan yang kompetitif dengan Mia Blichfeldt, termasuk kemenangan di All England saat Mia cedera dan kekalahan di final Hylo Open 2025, Imam mengingatkan bahwa statistik pertemuan sebelumnya bukanlah patokan utama. Ia menekankan bahwa atmosfer turnamen beregu sangat berbeda dengan turnamen individu.
“Saya berharap kami bisa setidaknya mengambil dua poin dari sektor tunggal. Ini turnamen beregu, jadi catatan pertemuan sebelumnya tidak bisa jadi patokan mutlak,” tambahnya.
Pertandingan antara Indonesia dan Denmark dijadwalkan akan dimulai pada pukul 18.00 waktu setempat. Jika berhasil mengalahkan tuan rumah, Indonesia akan melaju ke babak semifinal untuk menghadapi pemenang antara laga Korea Selatan melawan Taiwan.
Sementara itu, pertandingan perempat final lainnya akan mempertemukan unggulan utama China melawan Malaysia, serta Jepang yang ditantang oleh Thailand.





