KabarDermayu.com – Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, sukses mengejutkan dunia bulu tangkis dengan menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Kemenangan dramatis ini memastikan langkah mereka ke babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026.
Raymond/Joaquin tampil tanpa beban dan berhasil mengakhiri perlawanan pasangan yang menduduki peringkat kedua dunia tersebut dalam dua gim langsung. Skor 21-14 dan 21-14 menjadi bukti dominasi mereka di lapangan.
Hasil ini merupakan salah satu kejutan terbesar pada hari ketiga turnamen level Super 1000 ini. Lawan yang dihadapi memiliki jam terbang dan pengalaman yang jauh lebih matang. Aaron Chia/Soh Wooi Yik bahkan pernah menduduki posisi puncak ranking BWF.
Nikolaus Joaquin mengungkapkan bahwa atmosfer Istora Senayan memberikan suntikan energi tambahan sepanjang pertandingan. Dukungan penuh dari penonton yang semakin meriah dibandingkan laga sebelumnya memotivasi mereka untuk tampil agresif sejak awal.
Di sisi lain, Raymond menilai kunci kemenangan mereka adalah fokus menjaga setiap poin. Mereka berusaha untuk tidak terlalu memikirkan reputasi lawan, melainkan berkonsentrasi pada permainan sendiri. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Keberhasilan Raymond/Joaquin menambah jumlah wakil ganda putra Indonesia di babak delapan besar menjadi dua pasang. Sebelumnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani lebih dulu mengamankan tiket perempat final. Mereka berhasil menumbangkan pasangan China, Huang Di/Liu Yang.
Pertandingan Sabar/Reza berlangsung lebih sengit dan harus diselesaikan dalam tiga gim. Mereka akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 21-15, 15-21, dan 21-17.
Sabar mengungkapkan bahwa tekanan dari pasangan China cukup merepotkan, terutama pada gim kedua saat lawan menampilkan permainan yang sangat menyerang. Namun, perubahan strategi dan kemampuan membaca kondisi lapangan pada gim penentuan menjadi faktor krusial yang membawa mereka meraih kemenangan.
Dukungan publik Istora juga disebut memberikan tambahan kepercayaan diri saat pertandingan memasuki fase-fase krusial. Ketika sempat dilanda kepanikan menjelang akhir laga, sorakan penonton justru membantu mereka tetap tenang dan fokus.
Di babak perempat final, Sabar/Reza akan menghadapi pemenang dari laga antara Chen Bo Yang/Liu Yi dari China melawan He Zhi Wei/Huang Jui Hsuan dari Taiwan. Sementara itu, Raymond/Joaquin sudah dinanti oleh pasangan Jepang sekaligus mantan juara dunia, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Dengan dua wakil ganda putra yang masih bertahan, harapan publik tuan rumah untuk melihat Merah Putih melangkah lebih jauh di Indonesia Open 2026 tetap terbuka lebar.





