KabarDermayu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan meresmikan Museum Marsinah yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada bulan Mei 2026.
Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengenang dan menghormati perjuangan kaum buruh, yang salah satunya diwakili oleh sosok Marsinah.
“Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara May Day di Monas pada Jumat, 1 Mei 2026.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah telah secara resmi mengangkat Marsinah sebagai pahlawan nasional. Pengakuan ini menandai pentingnya peran Marsinah dalam sejarah pergerakan buruh di Indonesia.
“Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional,” ungkapnya, menunjukkan penghargaan tertinggi negara atas jasa-jasanya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya atas undangan yang diberikan untuk menghadiri acara May Day 2026. Ia mengakui bahwa dukungan dari kaum buruh, petani, dan seluruh pekerja di Indonesia menjadi salah satu faktor penting dalam pencalonannya sebagai presiden.
“Saya terima kasih atas undangan untuk hadir bersama saudara sekalian. Ini kehormatan. Saya rasa kaum buruh selalu dukung saya. Saya jadi presiden, karena kaum buruh, kaum tani, kaum pekerja seluruh Indonesia,” jelasnya, menekankan hubungan erat antara dirinya dengan elemen pekerja.
Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk berjuang demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka yang hidup dalam kesulitan. Ia bersumpah bahwa pemerintahannya tidak akan ragu sedikit pun dalam membela kepentingan bangsa.
“Saya bertekad, saya bersumpah berjuang untuk kepetingan rakyat Indonesia, terutama yang hidupnya sulit. Itu tugas saya. Pemerintah kami tidak gentar, tidak ragu membela kepentingan Indonesia,” tegasnya.
Sebagai informasi tambahan, Presiden RI Prabowo Subianto telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh pada periode 2025. Penganugerahan ini dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada Senin, 10 November 2025.
Di antara sepuluh tokoh yang menerima gelar kehormatan tersebut, terdapat nama-nama besar seperti Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta aktivis buruh Marsinah.
Penganugerahan gelar pahlawan nasional ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Baca juga di sini: Alyssa Daguise Ungkap Ternyata Dikerjai di Pernikahan El Rumi–Syifa Hadju
Berikut adalah daftar sepuluh tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional periode 2025:
- Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur
- Soeharto dari Jawa Tengah
- Marsinah dari Jawa Timur
- Mochtar Kusumaatmaja dari Jawa Barat
- Rahma El Yunusiyyah dari Sumatera Barat
- Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah
- Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat
- Syaikhona Muhammad Kholil dari Jawa Timur
- Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatera Utara
- Zainal Abidin Syah dari Maluku Utara





