Marc Klok, Kapten Persib, Dilaporkan ke Komdis PSSI Atas Tuduhan Rasisme Terhadap Pemain Bhayangkara

oleh -10 Dilihat
Marc Klok, Kapten Persib, Dilaporkan ke Komdis PSSI Atas Tuduhan Rasisme Terhadap Pemain Bhayangkara

KabarDermayu.com – Kapten tim Persib Bandung, Marc Klok, tengah menghadapi tuduhan serius terkait dugaan aksi rasisme terhadap pemain Bhayangkara FC, Henry Doumbia. Insiden ini terjadi saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Liga Super Indonesia musim 2025/2026, tepatnya pada pekan ke-30 yang digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Kamis, 30 April 2026.

Bhayangkara FC secara resmi telah melaporkan dugaan tindakan rasisme tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Laporan ini dilayangkan setelah pemain mereka, Henry Doumbia, mengaku menerima ucapan bernuansa rasis dari Marc Klok di tengah jalannya pertandingan.

Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Bhayangkara FC, insiden tersebut bermula pada babak pertama pertandingan. Henry Doumbia menyatakan bahwa ia mendapatkan ucapan yang dianggap rasis dari Marc Klok. Kejadian ini kemudian memicu ketegangan yang tak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga berlanjut hingga ke lorong pemain dan bahkan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Kronologi kejadian tersebut disampaikan secara rinci oleh pihak Bhayangkara FC. Mendekati akhir babak pertama, Henry Doumbia segera melaporkan perlakuan yang diterimanya kepada kapten tim Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto. Setelah peluit babak pertama dibunyikan, Wahyu Subo Seto langsung menghampiri Marc Klok untuk mengklarifikasi dugaan ucapan rasis tersebut.

Baca juga di sini: Tim Uber Indonesia Berjuang ke Final di Denmark

Video yang merekam momen perdebatan antara Wahyu Subo Seto dan Marc Klok sempat beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat adanya adu mulut antara kedua pemain di area lorong yang menuju ruang ganti pemain. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya situasi yang terjadi.

Menyikapi insiden ini, manajemen Bhayangkara FC tidak tinggal diam. Mereka segera mengambil langkah dengan melaporkan dugaan rasisme tersebut kepada Match Commissioner seusai pertandingan. Tidak hanya itu, laporan resmi juga telah disampaikan kepada Komite Disiplin PSSI agar permasalahan ini dapat ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pihak Bhayangkara FC menegaskan sikap tegas mereka terhadap segala bentuk tindakan rasisme. Klub menyatakan bahwa rasisme, baik yang terjadi di dalam maupun di luar lapangan hijau, merupakan sesuatu yang sama sekali tidak dapat ditoleransi dalam dunia sepak bola. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen klub untuk menjaga integritas dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

Pertandingan antara Bhayangkara FC melawan Persib Bandung sendiri berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan tim tamu, Persib Bandung. Namun, hasil pertandingan tersebut kini sedikit ternodai oleh adanya polemik dugaan rasisme yang masih menunggu penanganan lebih lanjut dari otoritas sepak bola yang berwenang.