Jasa Marga Buka Suara Soal Perbaikan dan Ganti Rugi Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

oleh -12 Dilihat
Jasa Marga Buka Suara Soal Perbaikan dan Ganti Rugi Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

KabarDermayu.com – Insiden pecah ban yang dialami sejumlah pengguna jalan di Ruas Tol Jagorawi beberapa waktu lalu telah menarik perhatian publik. Kejadian ini sempat menimbulkan gangguan perjalanan, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur arah Ciawi.

Menanggapi hal tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division memberikan pernyataan resmi mengenai penanganan yang telah dilakukan. Jasa Marga memastikan bahwa perbaikan kerusakan perkerasan jalan di Ruas Tol Jagorawi kini telah selesai sepenuhnya.

Kerusakan tersebut sebelumnya teridentifikasi di beberapa titik, membentang antara KM 17 hingga KM 22 arah Ciawi. Petugas lapangan menemukan delapan titik perkerasan yang mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengungkapkan bahwa timnya bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) telah menyelesaikan perbaikan permanen di seluruh titik yang rusak. Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula dan memastikan keamanan pengendara.

Baca juga di sini: 8 Drama dan Film Korea Paling Dinanti Mei 2026

Lebih lanjut, Jasa Marga juga melakukan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan kualitas perbaikan tetap terjaga. Hal ini penting mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi, yang dapat berisiko menimbulkan kerusakan berulang.

“Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi,” ujar Widiyatmiko, seperti dikutip dari siaran pers pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Selain fokus pada perbaikan infrastruktur, Jasa Marga juga mengerahkan berbagai layanan operasional untuk membantu pengguna jalan yang terdampak insiden tersebut. Petugas Mobile Customer Service, armada derek, serta layanan dari PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) disiagakan di lapangan.

Layanan ini bertujuan untuk menangani kendala yang dialami pengguna jalan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi perbaikan. Penanganan yang cepat dan sigap menjadi prioritas Jasa Marga dalam situasi seperti ini.

Sebagai tindak lanjut atas kejadian ini, Jasa Marga juga telah memulai proses pendataan terhadap pengguna jalan yang kendaraannya mengalami kerusakan akibat insiden tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari mekanisme klaim ganti rugi yang sedang diproses oleh perusahaan.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan,” tutup Widiyatmiko.

Marketing and Communication Department Head JMT Regional Division, Panji Satriya, turut menegaskan komitmen Jasa Marga dalam meningkatkan kualitas layanan jalan tol. Ia mengapresiasi laporan dan masukan dari masyarakat yang dinilai sangat membantu percepatan penanganan di lapangan.

Masukan dari pengguna jalan menjadi elemen penting bagi Jasa Marga untuk terus berbenah dan meningkatkan standar pelayanan. Hal ini mencerminkan upaya perusahaan untuk senantiasa memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol.

Jasa Marga juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan rutin, terutama terhadap kondisi ban, sangat penting untuk mencegah insiden serupa terjadi, khususnya saat melintasi ruas tol dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung, seperti intensitas hujan yang tinggi.

Selain itu, pengguna jalan diharapkan untuk selalu memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi yang telah disediakan oleh Jasa Marga. Informasi ini dapat membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan mereka dan menghindari potensi gangguan.