Dua Kapal Perusak AS Berhasil Lewati Selat Hormuz Meski Diserang Iran

oleh -7 Dilihat
Dua Kapal Perusak AS Berhasil Lewati Selat Hormuz Meski Diserang Iran

KabarDermayu.com – Dua kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz dan memasuki Teluk Persia. Misi ini dilakukan meski kedua kapal tersebut menghadapi serangan terkoordinasi dari Iran yang meliputi rudal, drone, dan perahu kecil.

Menurut laporan CBS News yang mengutip pejabat pertahanan AS, kapal perang USS Truxtun dan USS Mason menjadi sasaran serangan tersebut. Serangan yang disebut cukup intens itu tidak menyebabkan kerusakan pada kedua kapal.

Selain dua kapal perusak AS, dua kapal komersial berbendera Amerika Serikat juga dilaporkan berhasil melintasi selat tersebut dengan aman. Hal ini dikonfirmasi oleh Komando Pusat militer AS.

Misi ini merupakan bagian dari operasi yang diberi nama “Project Freedom”. Operasi ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada hari Minggu sebelum insiden.

Sebelumnya, Iran telah memberikan peringatan bahwa pasukan AS akan diserang jika memasuki Selat Hormuz. Peringatan ini dikeluarkan di tengah gencatan senjata yang masih rapuh antara kedua negara.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis politik yang sedang berlangsung. Ia juga memperingatkan AS agar tidak meningkatkan eskalasi di Selat Hormuz.

Baca juga: Jakarta Tetap Beri Kelonggaran untuk Kendaraan Listrik

Araghchi menyebutkan adanya kemajuan dalam pembicaraan damai yang sedang dilakukan. Hal ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

Ketegangan di kawasan ini meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu balasan dari Teheran terhadap Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk.

Insiden tersebut juga berdampak pada penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran vital. Penutupan ini mengganggu arus perdagangan global.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Kesepakatan gencatan senjata kemudian diperpanjang oleh Presiden Trump tanpa batas waktu yang jelas. Perpanjangan ini diharapkan dapat memberikan waktu lebih untuk negosiasi lebih lanjut.

Sejak 13 April, Amerika Serikat juga menerapkan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz. Langkah ini bertujuan untuk menekan Iran lebih lanjut.