KabarDermayu.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa Indonesia kini mendapatkan penghormatan yang lebih besar dari berbagai negara. Hal ini disebabkan oleh keberhasilan Indonesia dalam mencapai kemandirian pangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo pada hari Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pencapaian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pangan strategis. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak lagi bergantung pada impor untuk komoditas penting seperti beras dan jagung sejak tahun lalu.
Baca juga: Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Karier Bersama Bintang Tamu Ternama
“Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar,” ujar Prabowo.
Pada tahun sebelumnya, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras. Produksi nasional tercatat mencapai 34,71 juta ton, angka ini melebihi kebutuhan domestik yang hanya sebesar 31 juta ton. Dengan pencapaian ini, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor beras sepanjang tahun 2025.
Lebih lanjut, berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan yang dirilis oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Juni 2026, Indonesia diproyeksikan akan mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.
Selain fokus pada ketahanan pangan strategis, Prabowo juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan protein hewani, terutama ikan. Hal ini sejalan dengan peningkatan kebutuhan protein secara global.
Oleh karena itu, pemerintah menyatakan kesiapannya untuk melakukan investasi dalam skala besar di sektor ekonomi kelautan atau *blue economy*. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang dimiliki Indonesia.
“Dunia sekarang sangat memerlukan protein ikan, karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan,” tambahnya.
Prabowo menegaskan bahwa pengembangan sektor kelautan dan perikanan akan terus menjadi prioritas utama pemerintah. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“Kita berada di jalan yang benar, rakyat kita harus sejahtera, saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum setiap hari karena penghasilannya baik,” pungkasnya.





