KabarDermayu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tegas membantah adanya aktivitas penggalangan dana yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Modus penipuan ini dilakukan dengan mencatut nama pimpinan atau deputi KPK, serta menggunakan logo resmi lembaga. Permintaan donasi tersebut disebarkan melalui poster yang dikirimkan melalui aplikasi pesan WhatsApp.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa poster yang beredar tersebut tidak benar dan sama sekali tidak memiliki kaitan dengan KPK. Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ini juga dilaporkan menghubungi sejumlah kepala daerah melalui aplikasi pesan.
Menanggapi maraknya penipuan ini, Budi mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang mengatasnamakan KPK. Ia menyayangkan penyalahgunaan identitas lembaga yang berpotensi besar menyesatkan publik.
Tindakan penyalahgunaan identitas lembaga seperti ini tentu kami sesalkan karena berpotensi menyesatkan publik, ucap Budi.
KPK menegaskan komitmennya untuk menelusuri lebih lanjut pihak-pihak yang menggunakan identitas KPK tanpa hak. Lembaga antirasuah ini akan mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Baca juga: Pertandingan El Clasico Barcelona vs Real Madrid, Penentu Gelar Juara
Berdasarkan poster yang diterima oleh tvOnenews, modus penipuan ini berfokus pada penggalangan dana untuk 300 anak yatim. Dalam poster tersebut, tercantum nomor rekening tujuan donasi dan terpampang logo KPK yang digunakan untuk meyakinkan calon donatur.





