BTN Gandeng Pinhome: KPR Digital Anti Ribet untuk Beli Rumah Impian

oleh -3 Dilihat
BTN Gandeng Pinhome: KPR Digital Anti Ribet untuk Beli Rumah Impian

KabarDermayu.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus berupaya memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia. Terbaru, bank yang fokus pada pembiayaan perumahan ini menjalin kolaborasi strategis dengan platform properti digital, PT Properti Solusi Manajemen atau Pinhome.

Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan ekosistem properti digital dengan layanan pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa kerja sama ini adalah langkah strategis untuk menjawab perubahan perilaku konsumen.

Masyarakat kini semakin mengandalkan platform digital dalam mencari hunian dan layanan keuangan. Kerja sama ini mencakup pemasaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah baru, rumah seken, hingga fasilitas pengalihan kredit (take over).

Melalui kolaborasi ini, masyarakat dapat mencari properti sekaligus mengajukan pembiayaan rumah dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi. Nixon menambahkan bahwa BTN terus bertransformasi mengikuti kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi dengan Pinhome menjadi bagian dari upaya BTN untuk memperluas akses pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini, khususnya generasi muda yang sangat akrab dengan teknologi digital. Hal ini disampaikan Nixon dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang kolaborasi digitalisasi proses kredit konsumer di Jakarta.

BTN memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung kepemilikan rumah di Indonesia. Sejak tahun 1976, BTN telah menyalurkan sekitar 6 juta unit KPR kepada masyarakat di berbagai daerah. Nixon menekankan bahwa pengalaman panjang ini perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan pelaku digital yang memiliki jangkauan luas kepada calon pembeli rumah.

Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat akuisisi debitur sekaligus memperluas penetrasi pasar KPR non-subsidi. Nixon menyatakan bahwa ekosistem properti saat ini semakin digital. Oleh karena itu, BTN ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kanal-kanal yang memang menjadi pilihan mereka dalam mencari rumah dan memperoleh informasi pembiayaan.

Pinhome sendiri merupakan salah satu platform properti digital di Indonesia yang menyediakan berbagai layanan properti dalam satu aplikasi. Layanan tersebut meliputi jual beli dan sewa properti, pembiayaan properti, hingga jasa hunian dan properti. Setiap tahun, platform ini mencatat ribuan leads KPR dan take over dari masyarakat yang ingin memulai proses pembiayaan rumah.

Melalui layanan konsultasi yang tersedia di Pinhome, calon debitur dapat memperoleh informasi produk, simulasi pembiayaan, hingga pendampingan selama proses pengajuan kredit sebelum diteruskan ke perbankan. Nixon menilai kolaborasi ini akan memberikan pengalaman yang lebih sederhana bagi masyarakat dalam mengakses layanan pembiayaan rumah.

Calon pembeli tidak hanya dapat mencari hunian yang sesuai kebutuhan, tetapi juga memperoleh informasi pembiayaan secara lebih personal dan komprehensif. Nixon menjelaskan bahwa yang dibangun bukan hanya kerja sama pemasaran KPR, melainkan penciptaan sebuah perjalanan pembiayaan rumah yang terintegrasi (end-to-end) dan mulus (seamless).

Tujuannya adalah agar masyarakat mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman sejak mencari properti hingga proses pengajuan kredit. Pendekatan ini menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan generasi milenial dan Gen Z terhadap layanan yang cepat, praktis, dan berbasis digital. Dengan jutaan pencari properti aktif yang mengakses platform digital setiap bulan, Pinhome dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan pemasaran KPR BTN.

Sinergi ini sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis pembiayaan rumah secara berkelanjutan. Nixon mengungkapkan bahwa generasi muda merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri perumahan. BTN ingin memastikan mereka mendapatkan akses informasi dan pembiayaan yang lebih mudah sehingga impian memiliki rumah dapat terwujud lebih cepat.

Selain mendukung pertumbuhan bisnis, kerja sama ini juga menjadi bagian dari kontribusi kedua perusahaan dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan pola konsumsi, kemudahan akses pembiayaan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor properti nasional.

Ke depannya, BTN dan Pinhome akan terus mengembangkan kolaborasi dalam penguatan ekosistem mortgage dan ekosistem properti digital. Langkah ini diharapkan mampu memperluas layanan KPR digital, meningkatkan akuisisi debitur, serta mendukung pertumbuhan industri perumahan yang berkelanjutan.

Nixon menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah menghadirkan solusi kepemilikan rumah yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Dengan kolaborasi yang tepat, BTN optimistis akses pembiayaan perumahan akan semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan sektor properti nasional. Senada dengan itu, CEO Founder Pinhome, Dayu Dara Permata, menegaskan komitmennya menghadirkan kemudahan akses pembiayaan perumahan melalui teknologi digital.

Melalui aplikasi Pinhome, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi, memahami pilihan pembiayaan, serta menjalani proses pengajuan KPR maupun take over secara lebih terarah. Dayu menjelaskan bahwa melalui aplikasi Pinhome, mereka berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses, memahami pilihan pembiayaan, dan menjalani proses pengajuan KPR maupun take over secara lebih mudah dan terarah.

Pinhome memiliki fitur Simulasi KPR dan KPR Take Over yang memberikan rincian jelas mengenai simulasi dan biaya yang diperlukan. Selain itu, tersedia fitur Konsultasi KPR agar pengguna memperoleh pendampingan yang tepat dalam proses pengajuan. Dayu menambahkan bahwa mayoritas pengguna Pinhome adalah masyarakat usia produktif yang sedang berupaya meningkatkan kualitas hidup, termasuk mewujudkan kepemilikan rumah.

Melalui kolaborasi dengan BTN, Pinhome ingin membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan mempermudah generasi muda untuk mewujudkan rumah impian mereka.