KabarDermayu.com – Spekulasi mengenai Shin Tae-yong yang akan menukangi Persija Jakarta untuk kompetisi Liga Super musim depan terus menguat. Kabar ini bahkan telah diberitakan oleh media di Korea Selatan.
Newsworker.co.kr melaporkan bahwa Shin Tae-yong menjadi salah satu kandidat pelatih untuk klub raksasa Indonesia yang disponsori oleh Hyundai Motor tersebut.
Menariknya, akun media sosial Persija Jakarta juga telah memberikan sinyal kuat akan segera mengumumkan pelatih baru mereka pada Senin (8/6) siang.
Sebelumnya, Shin Tae-yong sempat terlihat di tribun penonton saat Persija Jakarta bertanding melawan Dewa United pada 15 Maret di Jakarta International Stadium (JIS).
Kehadirannya di stadion tersebut memicu derasnya isu ketertarikan Persija Jakarta untuk merekrutnya sebagai pelatih di musim mendatang.
Meskipun belum ada informasi resmi mengenai angka pasti gaji Shin Tae-yong, estimasi dari berbagai sumber menunjukkan pendapatannya bisa mencapai miliaran rupiah setiap bulan, belum termasuk fasilitas tambahan.
Mantan Ketua Umum PSSI, Mohamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, pernah membocorkan nominal gaji yang diterima Shin Tae-yong saat pertama kali menukangi Timnas Indonesia.
Menurut Iwan Bule, gaji Shin Tae-yong pada tahun pertamanya adalah sebesar US$1 juta atau sekitar Rp18 miliar per tahun.
“Gajinya Shin Tae-yong itu Rp2 miliar per bulan. Itu di luar kendaraan, apartemen, dan sebagainya,” ungkap Iwan Bule dalam sebuah podcast.
Ia menambahkan bahwa angka tersebut adalah untuk tim pelatih yang terdiri dari enam orang, dan Shin Tae-yong kemungkinan menerima sekitar Rp1,1 miliar.
Sumber lain menyebutkan bahwa Shin Tae-yong selalu mendapatkan kenaikan gaji setiap tahunnya, bahkan peningkatannya cukup signifikan.
Dilaporkan, gajinya bisa mencapai Rp32,4 miliar per tahun atau sekitar Rp2,7 miliar per bulan, belum termasuk fasilitas penunjang atau endorsement.
Media Malaysia, New Strait Times, pada Minggu (28/12) juga pernah memberitakan bahwa gaji Shin Tae-yong jauh lebih tinggi dibandingkan pelatih Timnas Malaysia saat itu, John Herdman.
Disebutkan, Shin Tae-yong memperoleh penghasilan sebesar US$1,5 juta atau sekitar RM7,2 juta per tahun, yang berarti sekitar RM600.000 per bulan.
Rekam Jejak Shin Tae-yong di Level Klub
Sebelum memimpin Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dikenal luas atas kiprahnya bersama tim nasional Korea Selatan, termasuk saat berhasil mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.
Namun, ada sebagian pendukung Persija Jakarta yang meragukan pengalamannya di level klub, mengingat rekam jejaknya lebih banyak bersama tim nasional.
Pandangan tersebut ternyata keliru. Sebelum melatih timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong telah mencatatkan kesuksesan bersama klub K-League 1, Seongnam Ilhwa Chunma.
Prestasi gemilangnya terbukti dengan raihan gelar Liga Champions AFC pada tahun 2010 dan Piala FA Korea pada tahun 2011, menunjukkan kemampuannya dalam mengelola tim klub.
Meskipun demikian, terdapat catatan kurang memuaskan ketika ia melatih Ulsan HD beberapa bulan lalu. Ia terpaksa dipecat karena gagal mengangkat performa tim.
Disclaimer: Informasi mengenai estimasi gaji ini dihimpun dari berbagai sumber dan belum ada rilis resmi dari pihak terkait. Data ini bersifat perkiraan.





