Gandeng IPB University, Pemkab Indramayu Inovasi Bandeng Gomyang

oleh -2 Dilihat
Gandeng IPB University, Pemkab Indramayu Inovasi Bandeng Gomyang

KabarDermayu.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memajukan sektor perikanan lokal terus menunjukkan progres yang signifikan melalui kolaborasi strategis dengan dunia akademis.

Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu baru saja melaksanakan agenda diseminasi inovasi produk olahan hasil perikanan, yakni Bandeng Cabut Duri dengan bumbu khas Kuah Gomyang yang dikemas dalam bentuk pouch atau kemasan praktis. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar untuk mengangkat derajat komoditas unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.

Dalam realisasi program ini, Pemkab Indramayu menggandeng para ahli dari IPB University. Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi ini bertujuan untuk memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya unggul dari sisi rasa, tetapi juga memenuhi standar keamanan pangan serta memiliki daya simpan yang lebih baik.

Transformasi Nilai Tambah Produk Lokal

Bandeng merupakan komoditas perikanan yang melimpah di wilayah Indramayu. Namun, selama ini, tantangan utama yang dihadapi para pelaku UMKM adalah bagaimana mengolah ikan tersebut agar lebih praktis dikonsumsi tanpa menghilangkan cita rasa tradisional yang otentik.

Kuah Gomyang sendiri merupakan kuliner khas Indramayu yang memiliki perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih yang sangat digemari masyarakat. Dengan mengombinasikan bandeng cabut duri dengan bumbu Gomyang dalam kemasan pouch, Pemkab Indramayu ingin menciptakan produk yang siap saji (ready-to-eat) atau siap masak (ready-to-cook) bagi konsumen modern.

Proses inovasi ini melibatkan teknologi pengemasan yang mampu menjaga kualitas tekstur daging ikan bandeng agar tetap segar dan bumbu meresap sempurna. Penggunaan kemasan pouch juga dianggap sangat efisien untuk distribusi, baik untuk oleh-oleh khas daerah maupun untuk dipasarkan melalui platform perdagangan daring.

Peran Strategis IPB University

Kehadiran IPB University dalam proyek ini memberikan dimensi baru bagi pengembangan produk perikanan di Indramayu. Sebagai institusi yang memiliki rekam jejak kuat dalam bidang teknologi pangan dan perikanan, IPB memberikan pendampingan teknis mulai dari aspek higienitas, standarisasi resep, hingga teknik pengemasan vakum yang higienis.

“Kolaborasi ini bukan sekadar tentang menciptakan produk baru, melainkan tentang membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis perikanan yang berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan tim pendamping dalam kegiatan diseminasi tersebut.

Dengan adanya pendampingan ini, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indramayu diharapkan dapat mengadopsi teknologi yang sama. Hal ini akan meningkatkan daya saing produk lokal Indramayu di pasar nasional, bahkan berpotensi menembus pasar ekspor di masa depan.

Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Inovasi ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian lokal. Beberapa poin utama yang diharapkan dari implementasi inovasi ini antara lain:

  • Meningkatkan harga jual ikan bandeng di tingkat pembudidaya melalui diversifikasi produk olahan.
  • Memperpanjang masa kedaluwarsa produk perikanan tanpa menggunakan bahan pengawet kimia berbahaya.
  • Membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal dalam industri pengolahan pangan.
  • Memperkuat branding Indramayu sebagai pusat kuliner berbasis ikan bandeng yang inovatif dan modern.

Langkah Masa Depan

Pemkab Indramayu menegaskan bahwa diseminasi ini hanyalah awal dari rangkaian upaya peningkatan kualitas produk perikanan daerah. Setelah produk ini diperkenalkan kepada masyarakat dan pelaku usaha, tahapan selanjutnya adalah pendampingan dalam pengurusan izin edar, sertifikasi halal, serta strategi pemasaran yang lebih masif.

Pemerintah berharap agar seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan, dapat memanfaatkan teknologi yang telah disebarluaskan ini dengan maksimal. Dengan dukungan teknologi dari IPB University dan komitmen dari Diskanla, Indramayu optimis bahwa produk Bandeng Kuah Gomyang kemasan pouch akan menjadi primadona baru yang membanggakan bagi daerah.

Kondisi ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Indramayu sebagai daerah yang mandiri pangan sekaligus mampu mengoptimalkan kekayaan bahari yang melimpah, guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan di seluruh penjuru Kabupaten Indramayu.