Hilang 3 Hari, Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur Ditutupi Daun Pisang dan Genteng

oleh -2 Dilihat
Hilang 3 Hari, Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur Ditutupi Daun Pisang dan Genteng

KabarDermayu.com – Warga di Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di pekarangan rumah tetangga korban. Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi, menyatakan bahwa pihaknya masih berupaya mengungkap penyebab pasti kematian korban. Berbagai keterangan dari pihak terkait terus dikumpulkan untuk melengkapi bukti.

“Masih dalam penyelidikan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal secara tidak normal,” ujar Fajar Kurniadi dalam keterangannya di Nganjuk, Rabu.

Tim kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai penemuan mayat tersebut. Anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Identitas korban diketahui bernama Gatot Tri Wahyu Widodo, berusia 53 tahun. Korban dilaporkan tidak diketahui keberadaannya sejak hari Senin, 13 Juli 2026, atau selama kurang lebih tiga hari.

Sebelumnya, warga bersama kerabat korban sempat melakukan upaya pencarian. Pencarian difokuskan di sekitar rumah korban karena ia diketahui memiliki riwayat penyakit.

Seorang warga setempat, M. Ali Ridho (51), menceritakan kronologi penemuan tersebut. Ia mengaku ikut dalam pencarian sebelum akhirnya menemukan sebuah gundukan tanah yang terlihat baru di area kebun samping rumah korban.

“Awalnya kami mencari karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat. Kemudian ditemukan gundukan tanah yang ditutupi batang pisang, daun pisang kering, dan genteng sehingga warga melaporkannya kepada perangkat desa dan polisi,” ungkap Ali.

Kejanggalan terlihat dari tumpukan genteng yang tampak baru dan tertata di atas gundukan tanah tersebut. Laporan warga ini segera diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Ngronggot bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Nganjuk segera tiba di lokasi. Mereka melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap temuan tersebut.

Setelah dilakukan penggalian pada lokasi yang dicurigai, petugas menemukan mayat yang diduga kuat adalah korban. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk autopsi, untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Polisi juga terus mendalami informasi yang beredar di masyarakat dan memeriksa sejumlah saksi. Tujuannya adalah untuk merangkai seluruh peristiwa yang terjadi hingga korban ditemukan tewas.

Korban diketahui tinggal bersama istri, Suprihatin, dan seorang anak perempuan. Keluarga ini dikenal cukup tertutup oleh warga sekitar.

Gatot sebelumnya berprofesi sebagai sales perusahaan rokok. Namun, ia dikabarkan berhenti bekerja tiga tahun terakhir karena sakit.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban meninggal karena sakit yang dideritanya atau ada penyebab lain. Kepastian ini baru bisa didapatkan setelah hasil autopsi tim medis keluar.