Hipmi: Reynaldo Gerakkan Pariwisata dan Ekonomi Nasional

oleh -7 Dilihat
Hipmi: Reynaldo Gerakkan Pariwisata dan Ekonomi Nasional

KabarDermayu.com – Calon Ketua Umum BPP Hipmi nomor urut 1, Reynaldo Bryan, menekankan peran penting sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian nasional. Ia menyatakan bahwa pariwisata memiliki efek berganda yang signifikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam debat kedua Calon Ketua Umum BPP HIPMI yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Reynaldo menjelaskan bahwa sektor pariwisata tidak hanya berkontribusi pada pendapatan negara melalui devisa, tetapi juga secara langsung menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Serta menciptakan jutaan lapangan kerja dan memicu percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah,” ujar Reynaldo dalam keterangannya pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2025, sektor pariwisata telah berhasil menyerap 25,91 juta tenaga kerja di Indonesia. Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sekitar 4 hingga 4,5 persen.

Baca juga: Upaya Korlantas Polri Tingkatkan Keamanan Lalu Lintas

“Tahun 2025 sektor pariwisata kita mencatat rekor gemilang dengan kunjungan sekitar 15,39 juta wisatawan mancanegara,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Reynaldo berharap pengembangan potensi pariwisata di masa depan tidak hanya terfokus pada Jawa dan Bali saja. Ia menekankan perlunya diversifikasi ke daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.

“Kita perlu belajar dari Jepang, mereka berhasil melakukan diversifikasi sehingga pariwisata tidak hanya terfokus pada kota-kota utama, melainkan terdistribusi ke seluruh daerah,” jelas Reynaldo.

Ia memuji strategi pariwisata Jepang yang dinilai sangat baik. Jepang fokus pada mengangkat budaya lokal dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah. Selain itu, negara tersebut juga dinilai berhasil dalam memperkuat digitalisasi pariwisata serta membangun infrastruktur dan konektivitas yang terintegrasi di setiap daerah.

Reynaldo berharap Provinsi Bali dapat menjadi contoh dan model peran dalam mengoptimalkan potensi pariwisatanya untuk kemajuan dan perkembangan daerah yang pesat.

“Bali adalah contoh hilirisasi sektor pariwisata yang berhasil. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para pengusaha besar tetapi juga bisa mendongkrak pendapatan para UMKM, mulai dari kuliner, homestay, hingga penjual souvenir dan oleh-oleh lokal,” tegas Reynaldo.

Oleh karena itu, Reynaldo berjanji bahwa jika terpilih sebagai Ketua Umum BPP Hipmi, ia akan menjadikan Hipmi sebagai salah satu penggerak utama pariwisata di Indonesia.

“Dengan kemampuan dan jejaring yang dimiliki, Hipmi bisa ikut memajukan pariwisata Indonesia yang inklusif, modern, berkelanjutan dan mendunia,” pungkasnya.