KabarDermayu.com – Holding BUMN Danareksa, PT Danareksa (Persero), bekerja sama dengan seluruh anggota holding dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), telah menyalurkan hewan kurban sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sebanyak 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing didistribusikan di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).
Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan, menyampaikan harapannya agar program “Kurban Berkah Berdayakan Desa” ini dapat memperkuat ketahanan pangan bagi sekitar 3.800 keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan yang berada di ring satu SIER.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi mikro masyarakat secara menyeluruh, melalui efek berganda dari ekosistem kawasan industri. Hal ini diungkapkan Ngurah dalam sebuah keterangan pada Jumat, 29 Mei 2026.
Ngurah menambahkan bahwa jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini mengalami peningkatan sekitar 27 persen jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang diadakan di Makassar.
Ia menekankan bahwa ibadah kurban merupakan instrumen yang sangat efektif untuk redistribusi kesejahteraan. Setiap hewan kurban yang disembelih mampu menghidupkan rantai ekonomi yang panjang, mulai dari peternak, sopir truk pengangkut, hingga para pelaku ekonomi skala kecil seperti pembuat kemasan plastik.
“Fenomena backward economy ini sejalan dengan DNA Holding strategis Kawasan Industri, di mana kami hadir sebagai lokomotif yang menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan,” ujar Ngurah.
Baca juga: Lenteng Agung Ambles, Polisi Belum Atur Lalu Lintas
Lebih lanjut, Ngurah menyatakan bahwa momen kepedulian ini menegaskan kompas strategis perusahaan. Holding BUMN Danareksa saat ini tengah bertransformasi menjadi Kawasan Industri Indonesia, sebuah ekosistem yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan kesejahteraan langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Melalui semangat berbagi pada Iduladha, Holding BUMN Danareksa berharap kolaborasi lintas Anggota Holding ini terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas sosial untuk memperkuat keterhubungan antara kawasan industri dengan masyarakat di sekelilingnya,” tuturnya.
Penyaluran kurban ini merupakan kontribusi kolektif dari klaster inti yang terdiri dari PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW).
Selain itu, klaster ini juga mencakup PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Klaster non-inti yang turut berkontribusi meliputi PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Capital, dan PT Danareksa Finance.
Diketahui, Klaster Kawasan Industri yang dikelola Holding mencakup tujuh kawasan strategis dari Medan, Jakarta, Semarang, Batang, Surabaya, hingga Makassar. Posisi ini menjadikan Holding sebagai salah satu pengelola kawasan industri terluas di tanah air, dengan akses langsung kepada ribuan tenaga kerja, pelaku usaha, dan komunitas penyangga.
Sebagai informasi tambahan, PT International Green Industrial Park (IGIP) di Morowali juga menunjukkan komitmen sosial melalui program CSR dengan menyalurkan bantuan 5 ekor sapi untuk kurban bagi warga setempat.





