Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, Wali Kota Pastikan Keadaan Aman

oleh -6 Dilihat
Jakbar Dijuluki 'Gotham City', Wali Kota Pastikan Keadaan Aman

KabarDermayu.com – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, memberikan tanggapan mengenai julukan ‘Gotham City’ yang ramai dibicarakan warganet di media sosial. Julukan ini muncul akibat persepsi meningkatnya kriminalitas pada malam hari di wilayah tersebut.

Iin menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta Barat sebenarnya masih aman dan terkendali. Ia merujuk pada data kepolisian yang menunjukkan bahwa tingkat kriminalitas di Jakarta Barat tidak lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Jakarta.

Ia menekankan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukanlah semata-mata tugas aparat penegak hukum. Peran aktif dari masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam upaya ini.

“Terkait Gotham City itu kan fiksi. Kalau di dunia nyata, tentu semua elemen masyarakat harus ikut menjaga keamanan bersama,” ujar Iin.

Baca juga: Klasemen MotoGP Italia: Marquez & Bagnaia di Luar 5 Besar

Pemerintah Kota Jakarta Barat berupaya mengoptimalkan peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di tingkat kecamatan sebagai langkah mitigasi dan pencegahan tindak kriminalitas.

FKDM akan bertugas memetakan wilayah yang rawan terhadap kriminalitas dan memperkuat pengawasan di tengah masyarakat. Lembaga ini diharapkan dapat menjadi sistem peringatan dini (early warning system) yang terhubung langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Dalam pelaksanaannya, FKDM akan bersinergi dengan unsur Tiga Pilar, yang meliputi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. “FKDM akan bekerja sama dan juga akan berkoordinasi secara efektif dengan unsur Tiga Pilar. Ini menunjukkan bahwa Jakarta Barat siap untuk menjaga Jakarta aman,” tegas Iin.

Selain memperkuat patroli keamanan, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga sedang dalam proses penambahan kamera pengawas atau CCTV di beberapa titik yang dianggap rawan.

Pemasangan CCTV ini diprioritaskan di kawasan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang berpotensi menjadi lokasi tindak kejahatan. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat sistem pemantauan dan mendukung pengawasan keamanan di ruang publik.

Iin juga mengimbau seluruh pihak, baik instansi pemerintah maupun sektor swasta, untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan dengan memasang kamera pengawas di area masing-masing. Ia meyakini bahwa sistem keamanan yang terpadu sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas.

“Untuk secara kolektif di fasos-fasum, tentu menjadi kewajiban dari dinas terkait. Harapannya, semua tempat, baik gedung swasta maupun kantor pemerintah, memiliki keamanan yang terpadu,” ungkap Iin.

Pernyataan Wali Kota Jakarta Barat ini merupakan respons langsung terhadap maraknya perbincangan di media sosial yang menyematkan julukan ‘Gotham City’ untuk wilayah Jakarta Barat, menyusul isu mengenai meningkatnya kriminalitas pada malam hari.