KabarDermayu.com – GEM Co., Ltd., melalui unit usahanya di Indonesia, secara tegas memperkuat komitmennya dalam meningkatkan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh area operasional perusahaan.
Langkah penguatan ini merupakan wujud perlindungan maksimal bagi para pekerja, sekaligus manifestasi tanggung jawab perusahaan terhadap kesejahteraan keluarga karyawan.
Sebagai entitas yang bergerak dalam sektor energi baru dan daur ulang sumber daya, GEM menempatkan aspek keselamatan kerja sebagai prioritas tertinggi dalam setiap aktivitas industrinya.
Perusahaan secara cermat memastikan bahwa seluruh distribusi dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para pekerjanya telah sesuai dengan standar industri yang ketat serta regulasi yang berlaku.
Selain itu, GEM secara rutin melaksanakan audit keselamatan, melakukan inspeksi lapangan secara mendalam, dan mengevaluasi secara berkala implementasi prosedur K3 di seluruh lingkungan kerja.
Tindakan-tindakan ini diambil untuk menjamin bahwa setiap pekerja mendapatkan perlindungan yang memadai selama menjalankan tugas operasional perusahaan.
Tidak hanya fokus pada penguatan fasilitas keselamatan kerja, GEM Indonesia juga senantiasa berupaya membangun budaya kesadaran K3 yang kuat. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program pelatihan yang rutin diselenggarakan, simulasi penanganan keadaan darurat, hingga edukasi intensif mengenai penggunaan APD, baik bagi pekerja internal maupun mitra kerja.
Baca juga: PSSI Ungkap Alasan Jarang Diundang FIFA Matchday di Luar Negeri
Perusahaan memandang bahwa penerapan K3 bukan sekadar pemenuhan kewajiban hukum semata. Lebih dari itu, ini adalah bagian integral dari penghormatan terhadap nilai kemanusiaan dan upaya menjaga keberlangsungan hidup keluarga para pekerjanya.
“Bagi kami, K3 merupakan investasi kemanusiaan. Kami bertekad untuk memastikan setiap karyawan dapat pulang dengan selamat ke pangkuan keluarga mereka. Ini adalah prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan,” ujar CEO PT QMB New Energy Materials, Mr. Pan Hua, dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2026.
Lebih lanjut, Pan Hua menyatakan bahwa perusahaan akan terus berupaya memperkuat sistem manajemen keselamatan kerja seiring dengan perkembangan dinamis industri dan peningkatan kapasitas operasional perusahaan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak semata-mata diukur dari pencapaian kuantitas produksi, melainkan juga dari kemampuannya dalam menjaga keselamatan seluruh pekerja di setiap lini operasional.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada teknologi daur ulang dan material energi baru, GEM terus giat mengembangkan ekosistem industri yang didasarkan pada teknologi ramah lingkungan dan praktik operasional yang mengacu pada standar internasional di Indonesia.
Melalui berbagai proyek strategis yang melibatkan pengolahan material energi baru, perusahaan memiliki harapan besar untuk dapat memberikan kontribusi nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan.
Selain itu, GEM juga berupaya mendukung penuh terciptanya industri hijau yang tidak hanya aman, tetapi juga bertanggung jawab dan berkelanjutan di tanah air.





