KabarDermayu.com – Pemerintah Provinsi Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017, Dr. Zaini Abdullah, yang akrab disapa Abu Doto.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengkonfirmasi kabar duka tersebut dari Banda Aceh pada hari Sabtu. Beliau menyatakan bahwa seluruh jajaran pemerintah Aceh turut berduka atas kepergian Dr. Zaini Abdullah.
Almarhum Dr. Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh, pada Sabtu, 13 Juni, sekitar pukul 12.24 WIB.
“Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Nurlis Effendi.
Nurlis Effendi menambahkan, kepergian Dr. Zaini Abdullah merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Selama hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri sepenuhnya untuk daerah dan masyarakatnya.
Pengabdian tersebut tercermin baik melalui profesinya sebagai seorang dokter maupun melalui kiprahnya saat memimpin Aceh sebagai gubernur.
Saat menjabat sebagai Gubernur Aceh, almarhum memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai upaya pembangunan daerah. Selain itu, beliau juga berperan dalam penguatan perdamaian yang menjadi fondasi krusial bagi kemajuan Provinsi Aceh.
Dedikasi dan pengabdian Dr. Zaini Abdullah kini terukir dalam sejarah perjalanan Aceh dan akan terus dikenang oleh masyarakat. Salah satu jejak monumental yang menjadi bukti adalah pengembangan Masjid Raya Baiturrahman.
Pemerintah Aceh memberikan penghargaan yang tinggi atas jasa dan pengabdian almarhum kepada daerah dan masyarakat. Seluruh masyarakat Aceh diajak untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutup Nurlis Effendi dalam pernyataannya.





