Pertamina & MedcoEnergi Serap Minyak Sumur Rakyat: Aturan ESDM

oleh -5 Dilihat
Pertamina & MedcoEnergi Serap Minyak Sumur Rakyat: Aturan ESDM

KabarDermayu.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) menyatakan bahwa Pertamina dan MedcoEnergi telah memulai penyerapan minyak mentah dari program sumur rakyat.

Program ini telah berjalan di wilayah Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Migas ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa penyerapan ini dilakukan karena lapangan minyak dan gas (migas) milik Pertamina dan MedcoEnergi bersinggungan langsung dengan lokasi sumur-sumur rakyat tersebut.

Masyarakat di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengelola produksi minyak dari sumur rakyat.

Laode Sulaeman mengakui bahwa pihaknya belum menghitung secara pasti berapa total produksi harian dari sumur rakyat tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa setiap tambahan produksi, sekecil apapun, akan terus dikejar demi mencapai target produksi migas nasional.

Target produksi yang dimaksud adalah 610 ribu barel per hari.

Pencapaian ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Peraturan tersebut mengatur kerja sama pengelolaan wilayah kerja migas untuk meningkatkan produksi, terutama melalui reaktivasi sumur tua dan legalisasi pengelolaan sumur masyarakat.

Hasil produksi minyak dari sumur rakyat akan dibeli oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), termasuk Pertamina dan MedcoEnergi.

Harga pembelian ditetapkan sebesar 80 persen dari harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Baca juga: KSP Jelaskan Pernyataan Prabowo Soal Dolar di Pedesaan

Sebagai langkah awal, Koperasi Blora Migas Energi (BME) telah melaporkan pengiriman minyak mentah dari sumur rakyat ke Pertamina.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat produksi energi daerah sekaligus mendukung target lifting minyak nasional.

Ketua Koperasi BME Blora, Sutrisno, menyampaikan bahwa pengiriman awal dilakukan dari sumur rakyat di Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Jawa Tengah.

Total minyak mentah yang dikirimkan pada tahap awal ini mencapai sekitar 15 ribu liter.

Sutrisno menilai langkah ini sebagai awal yang positif untuk meningkatkan lifting minyak dan mendukung kemandirian energi nasional.

Pengiriman sampel minyak mentah dari Plantungan ini dilakukan pada Senin, 11 Mei 2026.

Pengangkutan dilakukan menggunakan empat unit truk tangki, masing-masing dengan kapasitas 5.000 liter.

Seluruh pengiriman minyak mentah dari sumur rakyat wajib melalui proses pengujian kualitas oleh PT Pertamina sebelum diterima.

Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah kadar air maksimal 0,5 persen, sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati.