KSP Jelaskan Pernyataan Prabowo Soal Dolar di Pedesaan

oleh -6 Dilihat
KSP Jelaskan Pernyataan Prabowo Soal Dolar di Pedesaan

KabarDermayu.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, mengklarifikasi maksud pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar Amerika Serikat. Menurut Dudung, pernyataan tersebut bertujuan untuk menyoroti penggunaan sumber daya lokal oleh masyarakat di pedesaan.

Dudung menjelaskan bahwa di daerah pedesaan, masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan hasil bumi serta sumber daya alam yang tersedia di lingkungan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini berbeda dengan penggunaan mata uang asing seperti dolar yang mungkin lebih umum di perkotaan atau dalam transaksi internasional.

Ia menekankan bahwa pernyataan Presiden Prabowo sebaiknya tidak ditanggapi secara berlebihan. Maksud sesungguhnya adalah untuk menggarisbawahi kemandirian ekonomi masyarakat desa yang bertumpu pada potensi lokal. Sumber daya seperti jagung, ikan, dan ayam yang dibudidayakan di wilayah masing-masing menjadi penopang utama kebutuhan pangan mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Dudung juga menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS bukan hanya dialami oleh Indonesia, melainkan juga oleh negara-negara lain. Fenomena ini merupakan dinamika ekonomi global yang kompleks.

Meskipun demikian, Presiden Prabowo, menurut Dudung, tetap meyakinkan bahwa ketahanan pangan Indonesia tetap terjaga. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan ekonomi eksternal, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam acara peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei, telah menyampaikan optimisme mengenai fundamental ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan terhadap Dolar AS dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Rupiah Anjlok Rp 17.668/Dolar AS: Ini Biang Keroknya

Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk percaya pada kekuatan ekonomi Indonesia dan kepercayaan terhadap rakyat. Ia juga menekankan peran penting para pemimpin untuk bekerja demi kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini dilontarkan untuk memberikan keyakinan bahwa fundamental ekonomi negara tetap kokoh di tengah gejolak nilai tukar.