KabarDermayu.com – PT Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Balongan terus membuktikan peran strategisnya sebagai agen pembangunan di wilayah Indramayu. Melalui inisiatif bertajuk Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera (GARBATERA), perusahaan energi ini menyinergikan aspek kesehatan masyarakat dengan penguatan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.
Program GARBATERA merupakan wujud nyata implementasi program Community Involvement & Development (CID) yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan sosial di sekitar area operasional perusahaan. Sejak diinisiasi pada tahun 2025, program ini berfokus pada dua pilar utama, yakni peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa kesehatan dan kemandirian ekonomi adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah bangsa. “Kami percaya bahwa investasi sosial yang tepat sasaran akan menciptakan masyarakat yang mandiri. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus hadir memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Kitty dalam keterangannya pada Rabu, 22 Juli 2026.
Transformasi Kesehatan dan Ekonomi melalui Kolaborasi
Salah satu pencapaian signifikan dari program GARBATERA adalah keterlibatannya dalam menekan angka stunting di Desa Balongan. Langkah konkret yang diambil meliputi pemberian makanan tambahan (PMT) yang nutrisinya dijamin melalui keterlibatan kelompok UMKM setempat yang tergabung dalam kelompok OMSET (Olahan Makanan Sehat). Strategi ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan: anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak, sementara pelaku usaha lokal mendapatkan ruang untuk mengembangkan bisnisnya.
Tidak hanya menyasar isu stunting, program ini juga menunjukkan respons cepat terhadap ancaman kesehatan lingkungan. Pada tahun 2025, Pertamina Patra Niaga telah bergerak aktif dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu melalui:
- Pelatihan kader Posyandu terkait metode 3M Plus.
- Penyaluran bantuan alat fogging untuk efektivitas pengendalian nyamuk.
- Distribusi bantuan nutrisi bagi ibu hamil dan balita.
Inovasi Berkelanjutan di Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, cakupan GARBATERA semakin luas dengan mengintegrasikan sektor energi terbarukan. Pada Maret 2026, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada Kelompok Tani Ragem Jaya di Desa Tegalurung. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Desa Energi Berdikari yang bertujuan mendorong efisiensi biaya operasional pertanian melalui energi ramah lingkungan.
Selanjutnya, pada Mei 2026, perusahaan memperkuat edukasi kesehatan keluarga melalui program “Bincang Sehat”. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam melakukan deteksi dini masalah kesehatan dari rumah. Bersamaan dengan itu, kapasitas kelompok OMSET juga ditingkatkan melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (DISKOPDAGIN) Kabupaten Indramayu.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Program ini menuai apresiasi luas, terutama karena memberikan peluang ekonomi bagi kelompok masyarakat rentan. Eliyawati, Ketua Kelompok OMSET Balongan, mengungkapkan bahwa pendampingan dari Pertamina Patra Niaga telah memberikan perubahan signifikan bagi anggota kelompoknya, termasuk bagi para mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke daerah asal.
“Kami tidak hanya diberikan pelatihan pengolahan makanan sehat yang bernilai jual tinggi, tetapi juga dibimbing dalam aspek pengemasan, pemasaran, hingga pengelolaan usaha secara profesional. Program ini benar-benar membuka harapan baru bagi kami untuk bisa mandiri secara ekonomi,” ungkap Eliyawati.
Melalui pendekatan yang komprehensif, Pertamina Patra Niaga telah membuktikan bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat mampu menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang positif. Dengan memastikan keterlibatan UMKM lokal dalam rantai pasok program sosial, GARBATERA tidak hanya memperbaiki kualitas kesehatan, tetapi juga memperkokoh ekonomi lokal di Kabupaten Indramayu.





