KabarDermayu.com – Sektor properti Indonesia menunjukkan daya tarik yang sangat kuat di tengah gejolak ekonomi global. Hal ini terbukti dari catatan transaksi yang fantastis sepanjang tahun 2025 oleh JLL Indonesia.
Magnet sektor properti di Indonesia tidak hanya sebatas ketahanan, tetapi juga potensi pertumbuhan yang terus didukung oleh berbagai faktor. Pengembangan infrastruktur yang masif, ekspansi ekonomi digital yang pesat, serta posisi strategis Indonesia dalam jaringan distribusi regional menjadi pendorong utama.
Selain itu, pasar konsumen yang besar dan faktor demografis yang menguntungkan turut menarik minat para investor. Mereka melihat peluang besar di berbagai kelas aset properti yang tersedia.
Berdasarkan data dari MSCI Real Assets, JLL Indonesia berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 89,9 persen. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai US$181 juta, atau setara dengan sekitar Rp 3,1 triliun jika menggunakan estimasi kurs Rp 17.380 per dolar AS.
Capaian ini kembali menempatkan JLL Indonesia sebagai penasihat investasi properti nomor satu di Indonesia. Prestasi ini telah diraih secara berturut-turut selama lima tahun.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan klien kepada JLL Indonesia,” ujar Country Head and Head of Industrial & Logistics JLL Indonesia, Farazia Basarah, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 30 April 2026.
Farazia menjelaskan bahwa pangsa pasar yang hampir mencapai 90 persen ini mencerminkan kolaborasi yang kuat antara JLL Indonesia dengan para investor. Baik investor domestik maupun mancanegara, mereka sama-sama melihat nilai jangka panjang dari pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ia pun optimis bahwa sektor properti Indonesia akan tetap solid. Hal ini didukung oleh minat investor asing yang terus menunjukkan tren positif.
“Kami juga terus melihat minat yang sehat dari investor institusional, family office, serta pemodal asing yang secara aktif mencari peluang di sektor properti Indonesia,” tambah Farazia.
Baca juga di sini: Dirut KAI Ulangi Permohonan Maaf, Prioritaskan Penanganan Korban dan Keluarga
JLL memang tercatat mendominasi pasar properti di berbagai negara dengan menangani transaksi bernilai besar. Kinerja di Indonesia bahkan menjadi tolok ukur penting di tingkat regional.
Hal ini didukung oleh kombinasi pemahaman pasar lokal yang mendalam dan jaringan global yang kuat yang dimiliki JLL.
“Indonesia masih menjadi pasar yang krusial bagi pertumbuhan properti di wilayah Asia Tenggara,” tegas Head of Capital Markets JLL Indonesia dan Executive Director Capital Markets Southeast Asia, Jacintha Tabalujan Herzog.
Lebih lanjut, JLL juga telah berhasil mengeksekusi berbagai skema joint venture antara pengembang internasional dan lokal. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi properti yang strategis di kawasan.
Sepanjang tahun 2025, JLL mencatat sejumlah capaian strategis di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan terlibat dalam proyek industri berskala besar, serta peningkatan transaksi di sektor logistik dan industrial.
Peningkatan ini didorong oleh diversifikasi rantai pasok global. Selain itu, terjadi lonjakan investasi lintas negara dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga negara-negara Barat ke kawasan-kawasan penyangga.
“Pasar terus berkembang dengan strategi investasi dan sumber pendanaan yang semakin beragam. Kami akan terus berfokus menghadirkan layanan penasihat investasi untuk mendukung tujuan klien, dengan memanfaatkan keahlian regional serta wawasan pasar lokal kami,” papar Farazia.
Ke depan, JLL Indonesia optimis pasar investasi properti di Tanah Air akan terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini didukung oleh perbaikan regulasi yang berkaitan dengan transaksi properti.
Selain itu, partisipasi investor domestik maupun internasional yang terus meningkat juga menjadi faktor penting. Mereka melihat potensi jangka panjang yang menjanjikan dari sektor properti Indonesia.





