Prabowo Blak-blakan: Usir Investor Asing? Ini Jawabannya

oleh -8 Dilihat
Prabowo Blak-blakan: Usir Investor Asing? Ini Jawabannya

KabarDermayu.com – Presiden Prabowo Subianto membantah keras anggapan bahwa pemerintahannya tidak menyukai modal asing dan berencana mengusir investor luar negeri dari Indonesia.

Beliau menegaskan bahwa justru sebaliknya, ia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai investor yang berminat untuk masuk dan berinvestasi di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-18 di Bandar Lampung.

“Ada yang mengatakan Prabowo tidak suka dan nanti akan mengusir investor-investor asing, ternyata tidak seperti itu. Saya ketemu banyak investor-investor yang akan masuk,” ungkap Presiden Prabowo, seperti dikutip dari siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu.

Klarifikasi ini penting untuk meluruskan spekulasi yang berkembang mengenai arah kebijakan investasi pemerintah di bawah kepemimpinannya.

Presiden menjelaskan bahwa komunikasi dengan para pelaku usaha internasional berjalan sangat intensif.

Ia menambahkan bahwa minat investor asing untuk masuk ke berbagai sektor di Indonesia tetap tinggi.

Namun, Presiden Prabowo memberikan catatan penting mengenai prasyarat yang harus dipenuhi oleh para investor tersebut.

Pemerintah menekankan kewajiban para investor untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Indonesia.

Menurut Presiden, penegakan hukum yang tegas merupakan kunci utama untuk menciptakan iklim usaha yang adil dan tidak timpang.

Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk menertibkan praktik-praktik bisnis yang tidak teratur.

Presiden Prabowo mengamati bahwa sebagian pihak di dalam negeri justru lebih menyukai kondisi tanpa kepastian hukum agar dapat beroperasi secara liar.

Hal-hal seperti ini dipastikan akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

Pemerintah kembali menegaskan bahwa perlindungan terhadap kepentingan rakyat Indonesia tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kerja sama investasi.

Hal ini dilakukan tanpa mengorbankan hubungan baik dengan negara-negara mitra di seluruh dunia.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung.

Acara tersebut dilanjutkan setelah beliau meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.