KabarDermayu.com – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, dijadwalkan untuk menghadiri puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diselenggarakan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada Rabu, 1 Juli 2026. Menjelang agenda penting tersebut, Presiden Jokowi telah memulai perjalanannya dari Solo menuju Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026.
Kepastian mengenai rencana kehadiran Presiden Jokowi ini disampaikan langsung oleh ajudannya, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah. Syarif mengonfirmasi bahwa Presiden Jokowi telah tiba di Jakarta pada Selasa sore setelah menyelesaikan perjalanannya dari Solo.
“Beliau sudah tiba di Jakarta,” ujar Syarif kepada awak media pada Selasa, 30 Juni 2026, membenarkan kedatangan Presiden.
Selain memastikan kedatangan Presiden di Ibu Kota, Syarif juga mengonfirmasi bahwa mantan Presiden RI tersebut diagendakan untuk hadir dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
“Insya Allah iyaa,” jawab Syarif ketika dikonfirmasi mengenai rencana kehadiran Presiden Jokowi dalam peringatan Hari Bhayangkara.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sendiri sempat mengutarakan niatnya untuk bertolak ke Jakarta setelah melayani warga yang datang ke kediamannya di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, untuk berswafoto.
Berdasarkan pantauan di kediaman Presiden di Solo pada Selasa, sekitar pukul 11.40 WIB, Presiden Jokowi masih menyempatkan diri untuk melayani masyarakat yang ingin berfoto bersamanya. Setelah kegiatan tersebut, Presiden Jokowi menyatakan akan langsung menuju Jakarta.
“Nanti siang ke Jakarta,” kata Presiden Jokowi saat itu. Namun, pada kesempatan tersebut, Presiden belum merinci agenda spesifik yang akan dijalaninya di Ibu Kota. Ia hanya menyebutkan bahwa kunjungannya kali ini bersifat singkat.
“Sehari, sehari saja. Makasih,” ucapnya singkat.
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini akan diselenggarakan oleh Polri di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri yang berlokasi di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Pemilihan lokasi ini berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa pemilihan Satlat Brimob Cikeas sebagai lokasi acara didasarkan pada makna simbolis tempat tersebut sebagai representasi proses pembentukan karakter bagi setiap anggota kepolisian.
“Satlat Brimob Polri di Cikeas Bogor representasi secara terbuka agar masyarakat dapat melihat setiap tugas kepolisian ada proses pendidikan, latihan, pembentukan nilai-nilai, dan karakter,” ungkap Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Lebih lanjut, menurutnya, lokasi tersebut juga mencerminkan komitmen Polri yang kuat dalam upaya membangun sumber daya manusia yang profesional dan modern. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yaitu “80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat.”
“Polri ingin menunjukkan bahwa kami selalu ada di tengah-tengah masyarakat, di mana pun berada,” tegasnya.
Jika Presiden Jokowi hadir, beliau akan bergabung dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan dipusatkan di Satlat Brimob Cikeas, Bogor. Acara ini akan dihadiri oleh jajaran Polri serta para tamu undangan lainnya.





