Profil Etik Suryani, Bupati Sukoharjo Tersangkut OTT KPK karena Dugaan Pemerasan

oleh -1 Dilihat
Profil Etik Suryani, Bupati Sukoharjo Tersangkut OTT KPK karena Dugaan Pemerasan

KabarDermayu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Operasi ini diduga terkait dengan tindak pidana pemerasan.

Menurut Budi Prasetyo, juru bicara KPK, Etik Suryani diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Muncul pertanyaan mengenai sosok Bupati Sukoharjo yang tersangkut kasus ini.

Etik Suryani lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tanggal 15 Maret 1963. Beliau merupakan seorang politikus yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Proses pendidikan dasar Etik Suryani diselesaikan di Surakarta pada tahun 1975. Beliau kemudian melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama di SMP IX Surakarta dan lulus pada tahun 1979. Pendidikan menengah atasnya diselesaikan di SMA Negeri Kartasura, Sukoharjo, pada tahun 1982.

Dua puluh delapan tahun setelah lulus SMA, Etik Suryani berhasil meraih gelar sarjana dari Universitas Surakarta pada tahun 2010. Perjalanan akademisnya berlanjut dengan meraih gelar magister (S2) dari STIE AUB Surakarta pada tahun 2018.

Perjalanan Karir dan Politik Etik Suryani

Sebelum terjun ke dunia politik, Etik Suryani meniti karir di Bank Bumi Arta Surakarta. Ia bekerja di sana sejak tahun 1983 hingga 2010. Selama periode tersebut, Etik pernah mengemban jabatan sebagai kepala cabang.

Keterlibatannya dalam dunia politik dimulai pada tahun 2010. Pada tahun tersebut, suaminya, Wardoyo Wijaya, terpilih sebagai Bupati Sukoharjo. Suaminya menjabat selama dua periode, yaitu dari tahun 2010 hingga 2015, dan dilanjutkan pada periode 2016 hingga 2021. Selama masa kepemimpinan suaminya, Etik Suryani aktif sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sukoharjo.

Di bawah kepemimpinannya, TP PKK Kabupaten Sukoharjo berhasil meraih berbagai prestasi dalam lomba-lomba PKK, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Beberapa pencapaian membanggakan antara lain adalah Juara Pakarti Utama I Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Tingkat Nasional yang diwakili oleh Kelurahan Kenep. Selain itu, TP PKK Kabupaten Sukoharjo juga meraih Juara Pakarti Utama I Lomba Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tingkat Nasional yang diwakili oleh Posyandu Mawar III Desa Puron.

Setelah suaminya tidak lagi menjabat sebagai bupati, Etik Suryani memutuskan untuk maju sebagai calon Bupati Sukoharjo. Ia berhasil memenangkan pemilihan bupati pada periode 2021-2025. Pada pemilihan bupati tahun 2024, Etik Suryani kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan 2025–2030. Kali ini, ia berpasangan dengan Eko Sapto Purnomo, seorang politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya. Pasangan ini berhasil meraih suara signifikan, mengungguli calon lain dengan perolehan 319.923 suara atau 66,76% dari total suara sah.